Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pertemuan Menlu RI - Brunei Bahas Pekerja Migran Hingga Masalah Myanmar

Membahas upaya untuk meningkatkan kerja sama bilateral, termasuk meningkatkan pelindungan bagi Pekerja Migran Indonesia.

Pertemuan Menlu RI - Brunei Bahas Pekerja Migran Hingga Masalah Myanmar
dok Kemlu RI
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memimpin pembahasan distribusi vaksin multilateral pada pertemuan COVAX-AMC yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (27/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM -- Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menlu Brunei Darussalam, Dato Erywan dalam kunjungannya ke Bandar Seri Begawan pada Rabu (17/2/2021).

Pada konferensi pers Rabu, Retno mengatakan ia membahas sejumlah isu dengan Menlu Brunei.

Diantaranya membahas upaya untuk meningkatkan kerja sama bilateral, termasuk meningkatkan pelindungan bagi Pekerja Migran Indonesia.

“Kami juga melakukan tukar pikiran mengenai beberapa isu ASEAN, antara lain kerja sama vaksin dan juga perkembangan ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework,” kat Retno pada konferensi pers daring, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: Telepon Menlu RI, Blinken Puji Kepemimpinan Retno Marsudi

Menlu Retno mengatakan dirinya juga bertukar pikiran mengenai perkembangan situasi di Myanmar dengan Menlu Brunei.

Termasuk berupaya bagaimana ASEAN dapat berperan membantu Myanmar untuk dapat keluar dari situasi politik yang sulit dan melanjutkan proses transisi demokrasi.

Sebagaimana diketahui, Brunei Darussalam saat ini memegang Keketuaan ASEAN.

Baca juga: Aktif Berdiplomasi di Masa Pandemi, Ini Tips Langsing dan Hidup Sehat Ala Menlu Retno Marsudi

“Banyak negara telah menyampaikan keprihatinannya, termasuk Indonesia. Menyampaikan keprihatinan adalah satu hal, namun yang menjadi pertanyaan adalah apa yang dapat dilakukan Indonesia, dan ASEAN terutama, untuk membantu Myanmar keluar dari situasi yang sulit ini,” ujar Retno.

Retno mengatakan dukungan dan dorongan internasional terhadap ASEAN untuk dapat turut membantu politik Myanmar juga sangat tinggi.

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas