Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Viral Tingkat Kesopanan Warganet Indonesia Dinilai Paling Buruk Se-Asia Tenggara, Pengamat: Miris

Viral, tingkat kesopanan warganet Indonesia dinilai paling buruk Se-Asia Tenggara. Pengamat Komunikasi miris, berikut tanggapan lengkapnya.

Viral Tingkat Kesopanan Warganet Indonesia Dinilai Paling Buruk Se-Asia Tenggara, Pengamat: Miris
www.pikrepo.com
Ilustrasi - Viral, tingkat kesopanan warganet Indonesia dinilai paling buruk Se-Asia Tenggara. Pengamat Komunikasi miris, berikut tanggapan lengkapnya. 

"Sekarang, di era revolusi teknologi informasi, era digital."

"Adagium itu bergeser menjadi 'jarimu adalah harimaumu'," terang dosen komunikasi London School Public Relation (LSPR) itu.

Don Bosco mengatakan, warganet Indonesia sangat mudah memainkan jari untuk memposting, daripada memikirkan dan menyaring pesan apa yang harus disebarkan.

Ia menilai, masyarakat terkadang lupa, jika salah bermedia sosial, nantinya akan berakibat buruk.

"Orang lebih mudah 'sharing' ketimbang saring. Orang begitu berlomba-lomba menjadi warganet tercepat dalam memposting guna meraup banyak like."

"Betapa sulitnya memilah, mana ranah personal dan mana wilayah publik. Padahal mereka lupa, bahwa salah menggunakan media digital bisa berakibat fatal," ungkapnya.

Baca juga: Apa yang Dilakukan Gibran setelah Dilantik Jadi Wali Kota Solo? Pengamat: Jangan Sampai One Man Show

Ilustrasi media sosial.
Ilustrasi media sosial. (Tribun Jakarta/Net)

Dari riset ini, menurut Don Bosco, ada pesan moral yang bisa diambil.

"Yang harus selalu diingat, sebetulnya sederhana, kita harus selalu berempati dalam bersosial media," kata Don Bosco.

Masyarakat dinilai juga perlu menyaring dan cross check sebelum meng-share pesan atau postingan.

"Kita perlu memiliki internal filter yang ketat, agar sebelum diposting kita yakin bahwa pesan yang disampaikan baik dan benar adanya."

Halaman
1234
Penulis: Shella Latifa A
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas