Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Masalah Keamanan di Papua Menjadi Tantangan Penyaluran Bantuan

Sesuai permintaan Pemda setempat, agar jadwal penyaluran BST ditunda dari jadwal yang disusun hingga situasi keamanan memungkinkan

Masalah Keamanan di Papua Menjadi Tantangan Penyaluran Bantuan
ist
Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) terus berlanjut untuk meringankan beban warga kurang mampu akibat pandemi covid-19. Pemerintah juga memastikan agar BST dapat dikirimkan merata ke berbagai wilayah. Termasuk Papua. 

TRIBUNNEWS.COM, PAPUA - Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) terus berlanjut untuk meringankan beban warga kurang mampu akibat pandemi covid-19. Pemerintah juga memastikan agar Bantuan Sosial Tunai  (BST) dapat dikirimkan merata ke berbagai wilayah. Termasuk Papua.

BST merupakan program dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang ditujukan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdampak covid-19. Setiap KPM akan menerima bantuan tunai Rp300 ribu. Tahun ini, ditargetkan 10 juta KPM dapat menerima BST.

Untuk proses penyalurannya, Kemensos dibantu oleh PT Pos Indonesia.

Khusus wilayah Papua menjadi tanggungjawab Kantor Pos Indonesia Regional 11 Papua.

"Regional 11 meliputi Provinsi Papua (29 kabupaten/kota) dan Papua Barat (13 kabupaten/kota)," ujar Kepala PT Pos Indonesia Regional 11 Papua Joniar Sinaga, dalam pernyataan tertulisnya, Senin, 1 Maret 2021.

Baca juga: BTS Kembali Raih Dua Penghargaan 18th Korean Music Awards

Joniar menjelaskan, ada 97.868 KPM yang harus diberikan BST pada penyaluran tahap dua ini di wilayah regional 11 hingga saatt ini proses pembayaran masih terus berlangsung, khususnya di cluster 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Ada tiga cara penyaluran BST yang dilakukan Pos Indonesia Regional 11.

Pertama, proses pembayaran dilakukan di kantor pos terdekat. Kedua, menggandeng komunitas. Proses pembayaran dilakukan di kantor kelurahan, kantor distrik/koramil, dan kantor Pemda.

"Untuk lanjut usia (lansia), sakit, dan penyandang disabilitas akan diantar langsung ke rumah KPM," ujar Joniar dalam keterangannya, Senin (2/3/2021).

Dalam proses penyalurannya, Joniar mengatakan masalah keamanan di Papua bisa menghambat proses penyaluran BST. Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Papua, misalnya. Telah terjadi baku tembak antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dengan prajurit TNI, pada Minggu, 28 Februari, dini hari.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas