Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Varian Baru Virus Corona dari Inggris Masuk ke Indonesia, Kemenkes Sebut Vaksinasi Masih Efektif

Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes sebut vaksin Covid-19 yang ada, dianggap masih efektif tangkal virus corona varian baru, yaitu B.1.1.7.

Varian Baru Virus Corona dari Inggris Masuk ke Indonesia, Kemenkes Sebut Vaksinasi Masih Efektif
Tribunnews/Herudin
Vaksin Covid-19. Kemenkes menyebut, vaksin Covid-19 yang ada masih efektif menangkal virus corona varian baru, yakni B117. 

TRIBUNNEWS.COM - Varian baru virus corona Inggris, virus Kent B117, telah masuk ke Indonesia.

Sejak varian baru virus corona ditemukan, dunia mencemaskan bagaimana efektivitas vaksin Covid-19 yang telah dikembangkan.

Ada beberapa jenis vaksin Covid-19 yang kini telah mengantongi izin penggunaan darurat, yakni Pfizer-BioNTech, Sinovac, dan Moderna.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, mengatakan, vaksin Covid-19 yang ada masih dianggap efektif menangkal virus corona varian B117.

Baca juga: Ketua DPD RI Ingatkan Pemerintah Antisipasi Survei UNICEF Soal Kemiskinan Anak Imbas Covid-19

Baca juga: Jepang akan Lakukan Pemeriksaan Covid-19 Skala Besar di 30.000 Fasilitas Lansia

"Jadi sampai saat ini kita ketahui bahwa WHO sendiri sudah mengatakan bahwa vaksin Covid-19 yang saat ini ada, yaitu vaksin Sinovac, vaksin AstraZeneca maupun lainnya, ini masih efektif untuk digunakan mengatasi pandemi Covid-19," ujarnya dilansir dari Tayangan YouTube Kompas.com, Sabtu (6/3/2021).

Lebih lanjut, Nadia mengatakan, hingga saat ini belum ada bukti penelitian yang mengatakan vaksin Covid-19 tidak berdampak pada varian virus corona B117 tersebut.

Ia menambahkan, pernyataan itu telah didukung oleh WHO.

"Jadi memang belum cukup ada bukti, WHO sendiri yang mengatakan bahwa saat ini mutasi virus yang terjadi termasuk mutasi virus B.1.1.7 belum memberikan dampak terhadap vaksin,"

"Jadi vaksin ini masih bisa digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19," sambungnya.

Selanjutnya, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada dalam menghadapi varian virus jenis baru tersebut.

Halaman
12
Penulis: Ranum KumalaDewi
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas