Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

POPULER NASIONAL: 10 Orang yang Digugat Demokrat | Profil Dipo Alam yang Sentil Moeldoko di Twitter

Simak berita populer nasional selama 24 jam terakhir, dari 10 orang yang digugat Demokrat hingga profil Dipo Alam yang sentil Moeldoko di Twitter.

POPULER NASIONAL: 10 Orang yang Digugat Demokrat | Profil Dipo Alam yang Sentil Moeldoko di Twitter
Kolase Foto Tribunnews.com
Simak berita populer nasional selama 24 jam terakhir, dari 10 orang yang digugat Demokrat hingga profil Dipo Alam yang sentil Moeldoko di Twitter. 

TRIBUNNEWS.COM -  Simak berita populer nasional selama 24 jam terakhir

Berita dimulai dari daftar 10 orang yang digugat oleh Partai Demokrat.

Mereka adalah orang-orang yang ikut terlibat dan menjadi penggerak KLB di Deli Serdang.

Sementara itu, mantan Seskab era SBY, Dipo Alam menyentil Moeldoko melalui cuitannya di Twitter.

Lantas, bagaimanakah sosok Dipo Alam?

Untuk selengkapnya, berikut daftar berita populer nasional, menurut rangkuman Tribunnews.com:

Baca juga: Ketua BPOKK Demokrat Sebut Pernyataan Kubu Moeldoko Layaknya Kaset Kusut, Hanya Mengulur-ulur Waktu

1. Daftar 10 Orang yang Digugat Demokrat

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dan Ketua Kuasa Hukum Partai Demokrat Bambang Widjojanto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021).
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dan Ketua Kuasa Hukum Partai Demokrat Bambang Widjojanto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021). (Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra)

Partai Demokrat resmi menggungat 10 orang yang ikut terlibat dan menjadi penggerak Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang digelar pada Jumat (5/3/2021) lalu di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kuasa hukum Partai Demokrat atau Tim Pembela Demokrasi telah mendaftarkan gugatan tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021) pagi.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menuturkan, mereka telah membentuk tim pembela demokrasi untuk melawan perbuatan melanggar hukum.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas