Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Wacana Presiden 3 Periode

4 Alasan Arief Poyuono Ngotot Usul Jabatan Presiden Jadi 3 Periode

Politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono, menjadi sosok yang getol mengusulkan diubahnya masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

4 Alasan Arief Poyuono Ngotot Usul Jabatan Presiden Jadi 3 Periode
Tribunnews/JEPRIMA
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono. Arief mengungkapkan empat alasan mengapa ia 'ngotot' adanya perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. 

TRIBUNNEWS.COM - Politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono, menjadi sosok yang getol mengusulkan diubahnya masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Arief mengungkapkan, setidaknya empat alasan mengapa ia 'ngotot' adanya perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Hal itu diungkapkan Arief saat menjadi narasumber program diskusi Overview Tribunnews.com, Kamis (25/3/2021).

Politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono, dalam program diskusi Overview Tribunnews.com, Kamis (25/3/2021)
Politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono, dalam program diskusi Overview Tribunnews.com, Kamis (25/3/2021) (Tribunnews)

Baca juga: Soal Usul Masa Jabat Presiden 3 Periode, Arief Poyuono Singgung MPR Era Amien Rais

1. Lambatnya Kenaikan Kesejahteraan Rakyat

Arief mengungkapkan, masa setelah reformasi terdapat kekacauan yang diakibatkan masa jabatan presiden hanya dua periode.

"Perlu diketahui, tujuan demokrasi itu kan sebenarnya menyejahterakan masayarakat."

"Tapi selama reformasi ini, kenaikan kesejahteraan masyarakat Indonesia sangat lambat sekali, daripada pengeluaran negara dan keluarnya SDM dari Indonesia," ungkap Arief.

Arief menilai, hal ini diakibatkan tidak adanya kesinambungan kepemimpinan nasional.

Baca juga: Megawati Angkat Bicara Soal Isu Jabatan Presiden 3 Periode: Orang yang Ngomong Itu yang Pengen

2. Sistem Politik Indonesia

Alasan kedua yang diungkap Arief, adanya sistem politik di Indonesia tidak menciptakan stabilitas pemerintahan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas