Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cuaca Ekstrem di Indonesia Timur

Jokowi Minta Menkes Perbanyak Tempat Pelayanan Kesehatan di Lokasi Bencana NTB dan NTT

Presiden memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengirimkan tim secepatnya ke lokasi bencana, perbanyak layanan kesehatan.

Jokowi Minta Menkes Perbanyak Tempat Pelayanan Kesehatan di Lokasi Bencana NTB dan NTT
Ricko Wawo/Pos Kupang
TNI dan warga menggotong seorang warga yang jadi korban banjir di wilayah Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu 4 April 2021. 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan sejumlah jajarannya melakukan penanganan dengan cepat dampak bencana di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara (Timur). 

Presiden memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengirimkan tim secepatnya ke lokasi bencana.

"Pastikan hadirnya pelayanan kesehatan dan penanganan korban yang memerlukan pertolongan medis," kata Jokowi dalam rapat terbatas penanganan bencana di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, (6/4/2021).

Baca juga: Polri Kerahkan Mobil Dapur Umum, Kapal hingga Perahu Karet Bantu Korban Banjir NTT

Presiden juga meminta Menteri Kesehatan mendirikan atau memperbanyak tempat-tempat pelayanan kesehatan.

Termasuk mendirikan rumah sakit di sekitar lokasi bencana untuk menangani para korban

"Serta memastikan ketersediaan tenaga medis dan obat-obatannya," pungkasnya.

Sebelumnya Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan, siklon tropis Seroja ini berdampak di 8 wilayah administrasi kabupaten dan kota di NTT.

Ada pun wilayah yang terdampak antara lai Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao dan Alor.

Baca juga: Jokowi Minta Sejumlah Alat Berat Dikerahkan untuk Tembus Lokasi Bencana di NTT dan NTB 

Raditya juga menyebutkan, bahwa ada total 128 warga yang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

"Total warga meninggal dunia (MD) berjumlah 128 warga meninggal dunia selama cuaca ekstrem berlangsung di beberapa wilayah tersebut, dengan rincian Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49, dan Alor 12," kata Raditya dalam keterangan pers resmi BNPB, Selasa (6/4/2021).

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas