Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penelantaran Anak

Dilaporkan Model Cantik ke KPAI Karena Telantarkan Anak, Bos BUMN Siap Tes DNA

M juga diketahui adalah seorang guru besar fakultas ilmu sosial dan ilmu politik. Razman Arif Nasution menyebut Prof M sudah menikahi kliennya

Dilaporkan Model Cantik ke KPAI Karena Telantarkan Anak, Bos BUMN Siap Tes DNA
Tribunnews.com/ Alivio
Patrice Rio Capella, SH selaku kuasa Hukum Prof. M saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (6/4/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang model berinisial ES mengadu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). ES mengadu ke KPAI karena anak hasil pernikahan siri dengan profesor M  ditelantarkan.

Kuasa Hukum ES, Razman Arif Nasution menyebut Prof M sudah menikahi kliennya secara sederhana di rumah. Profesor M diketahui seorang guru besar di sebuah kampus negeri ternama di Jawa Barat.

M juga diketahui adalah seorang guru besar fakultas ilmu sosial dan ilmu politik. Razman Arif Nasution menyebut Prof M sudah menikahi kliennya secara sederhana di rumah.

Ia juga menjelaskan bahwa kliennya itu sudah saling mengenal dengan profesor M lewat media sosial Instagram pada 2016 lalu.

Baca juga: Kuasa Hukum Profesor M Beberkan Penyebab Kliennya Ditagih Rp 2 Miliar Oleh Pihak Era Satyowati            

"Dia itu di suatu tempat di rumah dinikahinya," kata Razman Arief Nasution, Selasa(6/4).

"ES punya Instagram dia ini berkenalan. Mereka sudah jalan sejak 2016, sangat dekat," tambah Razman.

Kuasa Hukum ES juga mengatakan bahwa kliennya itu sempat diberi hadiah sebuah apartemen oleh Prof M.

Miss Landscape Indonesia 2019, Era Setyowati atau yang akrab disapa Sierra bersama tim kuasa hukumnya saat menyambangi kantor KPAI Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/4/2021).
Miss Landscape Indonesia 2019, Era Setyowati atau yang akrab disapa Sierra bersama tim kuasa hukumnya saat menyambangi kantor KPAI Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/4/2021). (Tribunnews.com/Bayu Indra Permana)

"Namanya pacaran, dibelikan apartemen dan lain-lain sudah lah," ucap Razman.

Razman juga menjelaskan kehadiran kliennya ke kantor KPAI saat itu adalah untuk meminta pertanggung jawaban untuk anaknya.

Baca juga: Empat Profesor Bicara Pluralisme (Bagian Pertama): Islam dalam Konteks Memerdekakan Indonesia

"Intinya mau anak dipertanggung jawabkan," tutur Razman.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas