Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pembelian Peternakan Sapi di Belgia Tak Boleh Bebani Keuangan Negara

Ketersediaan daging sapi di dalam negeri pada saat ini mengalami defisit, sehingga pemerintah impor sapi dari beberapa negara seperti India

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pembelian Peternakan Sapi di Belgia Tak Boleh Bebani Keuangan Negara
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Daniel Johan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan mewanti-wanti Menteri BUMN Erick Thohir agar tak bebani keuangan negara ketika merealisasikan pembelian peternakan sapi di Belgia

"Membeli peternakan sapi dari Belgia adalah salah satu solusi jangka pendek, yang harus diperhatikan adalah terkait dengan budget, jangan sampai membenani anggaran negara. Rencana yang baik tentu kita support selama memberikan manfaat lebik bagi bagi negara," kata Daniel saat dihubungi, Selasa (20/4/2021).

Menurut Daniel, ketersediaan daging sapi di dalam negeri pada saat ini mengalami defisit, sehingga pemerintah mengambil kebijakan impor dari beberapa negara seperti India. 

Agar hal tersebut tidak terjadi setiap tahunnya, Daniel meminta pemerintah melakukan pembinaan ke peternak lokal terkait bibit unggul maupun persoalan pembiayaan, agar produksinya meningkat dan berkualitas. 

Baca juga: Anggota Komisi VI DPR Apresiasi Rencana Akuisisi Peternakan Sapi di Belgia

"Peternakan sapi dalam negeri harus dibuat grand desain swasembada daging, sehingga langkah demi langkah bisa dikerjakan," ujarnya. 

"Tidak sebatas pada maunya swasembada tetapi peternak sapi dalam negeri kurang mendapat perhatian," sambung Daniel.

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir menginginkan perusahaan pelat merah membeli peternakan sapi di Belgia

Langkah tersebut dilakukan untuk memenuhi kekurangan pasokan daging dalam negeri, dan akhirnya mengurangi ketergantungan impor daging yang selama ini sebagian besar dilakukan oleh pihak swasta.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas