Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kerumunan Massa di Acara Rizieq Shihab

Di Persidangan, Relawan Tim Mer-C Beberkan Alasan Rizieq Shihab Dirujuk ke RS UMMI Bogor

Muhammad Rizieq Shihab sempat menjalani rapid test antigen yang dilakukan Tim Mer-C sebelum dirawat di RS UMMI Kota Bogor.

Di Persidangan, Relawan Tim Mer-C Beberkan Alasan Rizieq Shihab Dirujuk ke RS UMMI Bogor
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Rizieq Shihab saat dihadirkan sebagai terdakwa kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (21/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Muhammad Rizieq Shihab sempat menjalani rapid test antigen yang dilakukan Tim Mer-C sebelum dirawat di RS UMMI Kota Bogor pada tanggal 25 November 2020 lalu.

Hal ini disampaikan Relawan Tim Mer-C, dokter Hadiki Habib dalam sidang pemeriksaan saksi kasus tes swab Rizieq di RS UMMI Bogor yang diduga ditutupi atau dipalsukan dari pihak Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Awalnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur bertanya kepada Hadiki yang merupakan relawan Tim Mer-C bagaimana kondisi Rizieq saat dilakukan pemeriksaan kesehatan.

"Apakah waktu itu saudara melihat tanda-tanda atau gejala-gejala ke arah Covid-19? Sehingga saudara melakukan tindakan berupa rapid test antigen?" tanya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur Rabu (21/4/2021).

Hakim mempertanyakan alasan Hadiki meminta Rizieq menjalani rapid test antigen karena Hadiki menyatakan bahwa tindakan medis tersebut diambil berdasarkan inisiatifnya.

Baca juga: Di RS UMMI Bogor, Rizieq Shihab dapat Hak Istimewa sebagai Pasien

Baca juga: Profil Ahmad Heryawan, Sosok yang Disebut Rizieq Shihab dalam Sidang, Pernah Diajukan Dampingi Anies

Hadiki lalu menjawab bahwa permintaan agar Rizieq menjalani rapid test antigen pada 23 November 2020 lalu atas dasar pertimbangan setelah mendengar riwayat medis Rizieq yang sempat sakit.

"Saya mendapat informasi riwayat dari terdakwa. Disampaikan bahwa sebelumnya merasa kelelahan dan agak meriang. Tapi itu informasi sebelumnya, jadi ketika saya datang tidak demam," jawab Hadiki.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur lalu bertanya apa saat kejadian hasil rapid test antigen Rizieq langsung keluar di hari yang sama dan disampaikan langsung kepada eks pimpinan FPI itu.

Hadiki menyebut bahwa hasil rapid test antigen terhadap Rizieq reaktif Covid-19, pun kebanyakan pihak lebih banyak menyebut bahwa hasil rapid test antigen dengan positif atau negatif.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas