Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemerintah Indonesia Bekerja Sama dengan Hongaria, Bentuk IHIF untuk Sukseskan Pembangunan Tanah Air

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Pemerintah Hongaria membentuk IHIF.

Pemerintah Indonesia Bekerja Sama dengan Hongaria, Bentuk IHIF untuk Sukseskan Pembangunan Tanah Air
dok. UAI
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dr. Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, bersama Pemerintah Hongaria yang diwakili oleh Duta Besar Hongaria untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Judit Pach, mengadakan kersama bilateral, di Jakarta Rabu (21/4/2021).

Dilansir laman resmi pu.go.id, kerjasama tersebut dalam bentuk pembentukan Indonesia-Hungary Investment Fund (IHIF) oleh Pemerintah Hongaria, di ruang rapat Menteri PUPR.

Menteri Basuki mengapresiasi inisiasi Pemerintah Hongaria dalam pembentukan IHIF.

Hadirnya IHIF sebagai satu diantara bentuk kerja sama antara kedua negara.

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran IHIF dalam rangka mensukseskan pembangunan infrastruktur di Indonesia melalui dukungan finansial,” ujar Menteri Basuki.

Kerja Sama PUPR
Suasana rapat pembahasan yang dilakukan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Pemerintah Hongaria yang diwakili oleh Duta Besar Hongaria untuk Indonesia dalam pembentukan Indonesia – Hungary Investment Fund (IHIF). (Kementerian PUPR)

Target Kuatkan Pembangunan Daerah

Menteri Basuki menyetujui usulan Hongaria untuk mempercepat pembentukan IHIF dengan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja).

“Saya harap proyek-proyek yang didanai melalui IHIF lebih banyak kandungan lokalnya dan banyak menyerap tenaga kerja Indonesia," ungkap Menteri Basuki.

"Term of financing yang terkait kandungan lokal ini juga harus dibahas oleh Pokja agar clear dalam pelaksanaanya,” tambah Menteri Basuki.

Menteri Basuki menambahkan agar Pokja tersebut melibatkan Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, Kedutaan Hongaria, dan juga Indonesia Investment Authority (INA).

Halaman
12
Penulis: Triyo Handoko
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas