Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ramadan 2021

Tidak Punya Menu Favorit Buka Puasa, Tapi Mahfud MD Punya Permintaan Khusus Kepada Istrinya

Meski demikian, setiap hari selalu ada kolak dan kurma yang didahulukan ia santap ketika berbuka puasa.

Tidak Punya Menu Favorit Buka Puasa, Tapi Mahfud MD Punya Permintaan Khusus Kepada Istrinya
sajiansedap.grid.id
Resep Kolak Aneka Ubi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagian umat Islam punya menu favoritnya sendiri ketika berbuka puasa Ramadan.

Mulai dari teh manis hangat, es campur, kolak, kurma, sampai lontong atau gorengan.

Berbeda dengan sebagian orang, Mahfud mengaku tidak punya menu favorit.

Meski demikian, setiap hari selalu ada kolak dan kurma yang didahulukan ia santap ketika berbuka puasa.

"Saya tidak ada menu favorit ya. Tapi yang biasa, yang konvensional, atau tradisional kalau puasa ya kolak. Setiap hari ada kolak, saya suka juga. Kalau masakan saya berubah-ubah. Makanan tidak ada yang favorit," kata Mahfud saat dihubungi Tribunnews.com lewat sambungan telepon pada Rabu (21/4/2021).

Meski begitu, suami dari Zaizatoen Nihajati itu selalu punya permintaan khusus kepada istrinya setiap Ramadan.

Ia selalu meminta agar menu masakan tidak sama dari waktu ke waktu.

Misalkan saja, kata dia, makanan sahur hari ini berbeda dengan makanan berbuka puasa hari ini atau makanan berbuka puasa hari ini sama dengan makanan sahur esok hari.

Baca juga: Mengapa Berbuka Puasa Dianjurkan Konsumsi Makanan yang Manis? Berikut Penjelasannya

"Oleh sebab itu saya sering minta kepada istri, kalau masak buka yang secukupnya saja untuk buka, yang sahur nanti buat yang sahur lagi. Jangan yang buka masih ada sisa nanti dimasak lagi, dipanasi disaat sahur, saya tidak begitu menikmati itu," kata Mahfud.

Namun demikian, kata dia, bukan berarti itu bentuk pemborosan.

Hal itu karena menurut Mahfud makanan yang dimasak baik untuk berbuka puasa maupun sahur hanya dimasak secukupnya.

"Tapi bukan berarti boros saja, karena kan buatnya juga pas-pasan saja kan. Untuk keperluan makan buka seberapa dan untuk sahur buat lagi seberapa," kata Mahfud.
 

Ikuti kami di
Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas