Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rusdi Karepesina Ngotot Kekaisaran Sunda Nusantara Berbeda dengan Sunda Empire

Rusdi hanya bilang dulu antara Sunda Empire dan Kekaisaran Sunda Nusantara pernah bertemu

Rusdi Karepesina Ngotot Kekaisaran Sunda Nusantara Berbeda dengan Sunda Empire
Dokumentasi Ditlantas Polda Metro Jaya
Polisi memberhentikan dan menilang pengemudi mobil Mitsubishi Pajero Sport hitam Rusdi Karepesina karena menggunakan plat nomor palsu yakni SN 45 RSD. Polisi menemukan SIM pengemudi yang tertukis merupakan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara.(Dokumentasi Ditlantas Polda Metro Jaya) 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Rusdi Karepesina yang mengaku sebagai Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara mengatakan bahwa pihaknya berbeda dengan Sunda Empire yang sudah lebih dulu diketahui banyak orang.

"Beda kami dengan mereka. Lain," kata Rusdi saat dihubungi Tribunnews, Jumat (7/5/2021).

Rusdi juga ngotot pemimpin Kekaisaran Sunda Nusantara dengan Sunda Empire berbeda.

"Namanya juga beda. Pemimpinnya juga berbedalah," tambahnya.

Akan tetapi, saat disinggung lebih dalam soal perbedaan tersebut, Rusdi tak mau menjelaskan.

Baca juga: Alex Ahmad Hadi Ngala: Saya Mundur Sebagai Panglima Kekaisaran Sunda Nusantara Sejak 5 Mei 2021

Baca juga: Jenderal Rusdi Karepesina Sebut Kekaisaran Sunda Nusantara Diakui Mahkamah Internasional

Baca juga: Rusdi Karepesina yang Mengaku Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara Sudah Dipulangkan dari Polda Metro

Rusdi hanya bilang dulu antara Sunda Empire dan Kekaisaran Sunda Nusantara pernah bertemu

"Dulu itu, tapi kami berpisah. Kami enggak tahu dia jadi apa, tujuannya apa," pungkasnya.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya menindak pengemudi Mitsubishi Pajero SN-45-RSD, Rusdi Karepesina (55) laki-laki yang mengaku Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara.

"Menurut petugas yang menangkap, yang mengamankan, pada saat diperiksa pengemudi ngotot bahwa dia menggunakan STNK dan SIM yang sah menurut kerajaan nusantara," kata Sambodo.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Reza Deni
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas