Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lebaran 2021

1.067 Napi Lapas Cipinang Dapat Remisi Khusus Idul Fitri 1442 H, Dua Orang Langsung Bebas

1.067 narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang mendapatkan usulan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri

1.067 Napi Lapas Cipinang Dapat Remisi Khusus Idul Fitri 1442 H, Dua Orang Langsung Bebas
Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra
Halaman depan yang juga merupakan area parkir pengunjung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 1.067 narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang mendapatkan usulan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Kepala Lapas Cipinang Tonny Nainggolan mengatakan, ribuan napi yang mendapat usulan remisi khusus tersebut bagian dari seluruh napi yang berjumlah 3.582 orang yang ada di lapas Cipinang.

Adapun dari keseluruhan napi yang berada di lapas Cipinang itu, 3.192 orang napi di antaranya merupakan warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Islam.

"Yang mendapatkan remisi khusus itu 1.067 orang," kata Tonny melalui keterangan tertulisnya dikutip, Kamis (13/5/2021).

Baca juga: Idul Fitri 1442 H, Lebih dari 4 Ribu Narapidana di DKI Jakarta dapat Remisi Khusus

Lanjut kata Tonny, dari keseluruhan napi yang dikabulkan remisinya tersebut terdapat 1.049 orang napi tercatat mendapat Remisi Khusus I (RK I) dan 18 orang napi mendapat RK II.

Dengan begitu, napi yang mendapatkan RK I akan mendapat potongan masa tahanan sesuai remisi yang didapatkan, akan tetapi tetap melanjutkan sisa masa tahanan.

Sementara dari jumlah napi yang mendapatkan RK II, dua di antaranya dapat langsung bebas setelah mendapatkan remisi.

Baca juga: Idul Fitri, 12.885 Narapidana di Jawa Timur Dapat Remisi

Sedangkan, untuk napi yang masih harus menjalani subsider atau hukuman penjara sebagai pengganti denda apabila napi tidak bisa membayarnya, akan tetap melanjutkan masa tahanan.

"RK I tidak langsung bebas, yang langsung bebas hanya 2 orang, 16 orang RK II lainnya masih harus menjalani subsider," kata Boy, petugas lapas Cipinang melalui pesan singkat kepada Tribunnews.com, atribusi Kalapas Tonny.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas