Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

HARTA KEKAYAAN Iptu Santi yang Sukses Bongkar Jaringan Narkoba Senilai Rp 400 M, Minus Rp 334 Juta

Harta kekayaan Iptu Santi, sosok dibalik tertangkapnya jaringan narkoba senilai Rp 400 miliar.

HARTA KEKAYAAN Iptu Santi yang Sukses Bongkar Jaringan Narkoba Senilai Rp 400 M, Minus Rp 334 Juta
handover
Iptu I Dewa Ayu Santi Rendang kembali populer setelah tim Polres Jakarta Pusat membongkar jaringan narkoba dengan sabu 310 kg, Rabu (12/5/2021) malam. 

TRIBUNNEWS.COM - Nama Iptu I Dewa Ayu Santi Wiranti Rendang atau Iptu Santi menjadi sorotan.

Ia bersama timnya sukses membongkar jaringan narkoba jenis sabu-sabu di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat dan Hotel N1, Petamburan, Tanah Abang, DKI Jakarta.

Diketahui, Iptu Santi tergabung dalam Kanit 3 Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat.

Dikutip dari Kompas.com, satuan narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap dua orang di Desa Rawa Kalong, Gunung Sindur, yang membawa 310 kilogram sabu-sabu pada Sabtu (8/5/2021).

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, mengungkapkan kedua tersangka telah dicurigai beberapa kali melakukan transaksi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Baca juga: Cerita Polisi Berpangkat Briptu Kembalikan Dompet Berisi Uang Jutaan, Pemilik: Terima Kasih, Pak

Baca juga: Fakta Iptu Santi Pembongkar Sabu Senilai Rp 400 M, Dikenal Garang dan Biasa Hadapi Penjahat Jalanan

Konferensi pers pengungkapan penangkapan dua orang tersangka pengedar narkotika dengan barang bukti 310 kilogram sabu, pada Selasa (11/5/2021).
Konferensi pers pengungkapan penangkapan dua orang tersangka pengedar narkotika dengan barang bukti 310 kilogram sabu, pada Selasa (11/5/2021). (KOMPAS.com/Sonya Teresa Debora)

"Dan kelompok ini, dua tersangka beserta jaringannya, dalam pengawasan dan penyelidikan tim satuan narkoba Polres Jakarta Pusat," terangnya, Selasa (11/5/2021).

Ia menerangkan, sabu-sabu yang disita berasal dari Iran.

Sementara, jaringan pengedarnya dikendalikan warga negara Nigeria.

Berdasarkan pengakuan pelaku, ujar Fadil, sabu-sabu sebanyak 310 kilogram yang disita berasal dari Hotel N1, Petamburan.

Fadil pun berharap dengan terungkapnya kasus ini, lokasi lain yang biasa digunakan transaksi, sepeti Kampung Ambon, bisa dituntaskan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas