Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hasil Survei Melejit, Konflik Internal Kongres Luar Biasa Kerek Elektoral Partai Demokrat

Temuan survei nasional Akar Rumput Strategic Consulting menunjukkan partai Demokrat menjadi salah satu partai yang mendapatkan peningkatan elektoral

Hasil Survei Melejit, Konflik Internal Kongres Luar Biasa Kerek Elektoral Partai Demokrat
WARTAKOTA/Angga Bhagya Nugraha
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat bertemu dengan Presiden PKS Ahmad Syaiku di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/4/2021). Pertemuan tersebut merupakan mempererat tali silaturahmi sekaligus membahas kondisi politik nasional terkini. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Temuan survei nasional Akar Rumput Strategic Consulting menunjukkan Partai Demokrat menjadi salah satu partai yang mendapatkan peningkatan elektoral signifikan dalam pemilihan legislatif.

Dalam rilis survei nasional itu, elektabilitas partai Demokrat diperkirakan mencapai 14,80 persen jika pemilihan legislatif digelar pada hari ini. Angka itu jauh dari perolehan Demokrat pada Pileg 2019 yang hanya berkisar di 7,7 persen.

Peneliti Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) Bagis Balghi menyampaikan adanya peningkatan elektoral signifikan partai Demokrat dipengaruhi oleh isu konflik internal Kongres Luar Biasa (KLB) yang terjadi awal tahun lalu.

"Kemunculan Partai Demokrat yang menembus tiga besar partai politik teratas diduga tidak terlepas dari naiknya pamor Partai Demokrat dari penetrasi pemberitaan terkait dinamika dalam internal partai Demokrat khususnya munculnya kongres luar biasa," kata Bagis dalam diskusi daring, Sabtu (22/5/2021).

Selain Demokrat, kata Bagis, PKS juga menjadi salah satu partai yang masuk ke dalam posisi 5 besar paling banyak dipilih masyarakat. Hal itu tidak terlepas karena manuver partai berbasis massa Islam ini sebagai oposisi.

"Partai PKS yang menjadi partai oposisi juga terlihat mengalami penguatan elektabilitas," tukasnya.

Sebelumnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih menjadi partai politik (Parpol) yang paling banyak terpilih jika pemilihan legislatif digelar pada hari ini.

Hal itu terlihat dalam temuan survei nasional Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC). Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu tampak masih dipilih sebanyak 19,60 persen.

Baca juga: Tanggapi Kubu KLB, Demokrat Kubu AHY: Mediasi Itu Perlu Itikad Baik 

"Jika pemilihan legislatif dilakukan saat ini partai politik apa yang akan Anda pilih tingkatan nasional? Yang tertinggi partai PDIP dengan 19,60 persen," kata Peneliti Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) Bagis Balghi dalam diskusi daring, Sabtu (22/5/2021).

Setelah PDIP, lima partai politik yang berada di posisi lima besar adalah Partai Gerindra 15,03 persen, Partai Demokrat 14,80 persen, Partai Golkar 10,40 persen dan PKS 9,10 persen.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas