Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gejolak di Partai Demokrat

Marzuki Alie Merasa Dizalimi atas Pemecatannya, Demokrat: Jangan Umbar Fitnah, Harusnya Tahu Diri

Mantan Sekjen Demokrat, Marzuki Alie merasa dizalimi atas pemecatannya, Demokrat menyebut seharusnya Marzuki Alie tahu diri.

Marzuki Alie Merasa Dizalimi atas Pemecatannya, Demokrat: Jangan Umbar Fitnah, Harusnya Tahu Diri
TRIBUNNEWS Herudin / Ilham Rian Pratama
Marzuki Alie menyebut AHY sebagai sosok pemimpin cengeng dan tak punya etika terkait tudingan rencana kudeta Demokrat. 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra ikut buka suara mengenai tudingan mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Marzuki Alie yang merasa dizalimi atas pemecatannya.

Marzuki merasa memiliki andil saat berjuang membesarkan nama Demokrat di masa lalu.

Hal ini dikatakan Marzuki setelah mengikuti persidangan mediasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (20/3/2021).

Baca juga: Tanggapi Kubu KLB, Demokrat Kubu AHY: Mediasi Itu Perlu Itikad Baik 

Menanggapi hal itu, Herzaky mengaku kesal dengan sikap Marzuki yang merasa dirinya sebagai korban fitnah.

"Janganlah playing victim terus, mengaku korban fitnah, tapi kerjanya mengumbar fitnah terus ke Partai Demokrat dan jajarannya," kata Herzaky, dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com, Sabtu (22/5/2021).

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, saat ditemui awak media di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (20/4/2021).
Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, saat ditemui awak media di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (20/4/2021). (Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra)

Menurut Herzaky, ada beberapa hal yang perlu diklarifikasi atas fitnah terbaru Marzuki.

Pertama, keberadaan Marzuki Alie sebagai bagian dari pendukung Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal di Deli Serdang adalah sebuah fakta.

Hal itu diperkuat dengan kehadirannya saat Kongres hingga terpilih sebagai Dewan Pembina dalam gelaran ilegal tersebut.

Baca juga: Absen di Sidang Mediasi Kedua, Demokrat Kubu KLB Sebut AHY Lecehkan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Baca juga: Demokrat Kubu KLB Deli Serdang: Tak Ada Satupun Gugatan Kami yang Dikalahkan Kubu AHY

Padahal, sebagai mantan Ketua DPR RI, Herzaky menilai seharusnya Marzuki Alie tahu aturan, tahu diri, dan bisa memberi contoh yang baik.

"Ini malah menjadi salah satu pelaku gerakan ilegal yang melanggar kepantasan dan etika serta aturan perundang-undangan yang berlaku," katanya.

Halaman
123
Penulis: Inza Maliana
Editor: Arif Fajar Nasucha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas