Tribun

Menteri Agama Sowan ke Kiai Sosialisasikan Prokes Salat Iduladha dan Qurban

Menurut Yaqut, langkah ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar mencegah potensi penyebaran Covid-19.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Menteri Agama Sowan ke Kiai Sosialisasikan Prokes Salat Iduladha dan Qurban
istimewa
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sowan ke para kiai untuk mensosialisasikan edaran No SE 15 tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Salat Iduladha dan Pelaksanaan Qurban 1442 H/2021 M. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sowan ke para kiai untuk mensosialisasikan edaran No SE 15 tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Salat Iduladha dan Pelaksanaan Qurban 1442 H/2021 M.

Menurut Yaqut, langkah ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar mencegah potensi penyebaran Covid-19.

"Memohon bantuan sesepuh menyampaikan kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Salat Ieduladha dan penyembelihan hewan kurban," ujar Yaqut melalui keterangan tertulis, Selasa (29/6/2021).

Dalam kunjungan tersebut Yaqut memohon ziyadah doa dari para kiai untuk negeri ini agar segera terbebas dari pandemi.

Baca juga: Tekan Persebaran Covid-19, Pemkot Semarang Tutup 8 Ruas Jalan

Menurut Yaqut, pemerintah sudah dan terus berjuang secara lahir dalam menangani pandemi, baik melalui mekanisme penanganan medis, vaksinasi, maupun upaya preventif-kuratif lainnya.

"Perjalanan ini bagian ikhtiar Kemenag agar penyelenggaraan Iduladha dan penyembelihan qurban di tengah pandemi bisa berjalan dengan baik. Masyarakat terlindungi dari potensi penyebaran Covid-19. Semoga doa dan harapan kita diijabah Allah, pandemi di negeri ini segera berakhir," ucap Yaqut.

Baca juga: Fakta Covid-19 Menggila di Bogor, ASN WFH Sepekan, Penjual Oksigen Buka 24 Jam

Sebagai bentuk tawakal kepada Allah, upaya-upaya tersebut harus diperkuat dengan ikhtiar batin dengan doa dari para kiai dan seluruh masyarakat Indonesia agar pandemi segera terkendali.

"Doa adalah bagian terbaik sebuah ikhtiar. Semoga Tuhan menyelamatkan kita semua, menjaga negeri ini dan segera mencabut ujian pandemi ini," tutur Yaqut.

Perjalanan Yaqut diawali dengan sowan ke sejumlah pesantren di Cirebon. Yaqut sowan dan minta doa untuk Indonesia kepada Pengasuh Kempek Cirebon yang juga Rais Syuriah PBNU, KH Muhammad Musthofa Aqiel.

Selain itu ke pengasuh pesantren Babakan Ciwaringin, sesepuh Buntet Pesantren yang juga Mustasyar PBNU KH Adib Rofi'uddin Izza. Di Jawa Barat, silaturahim ditutup dengan sowan ke Habib Thohir bin Yahya di Semplo, Palimanan.

Baca juga: Bila Positif Covid-19 Segera Lapor, Ahli: Jangan Isolasi Mandiri Diam-diam

Dari Cirebon, Yaqut melanjutkan silaturahimnya ke sejumlah kiai di Jawa Tengah. Menag mengawali perjalannya ke Pesantren Al Hikmah 1 Benda, Sirampog Brebes. Menag diterima oleh pengasuh pesantren KH Labib Shodiq Suhaimi.

Selain minta doa untuk kebaikan negeri, Yaqut menyampaikan bahwa, hingga saat ini pandemi Covid belum berakhir. Malah muncul varian baru Covid-19 di tengah gencarnya pemerintah melakukan ikhtiar vaksinasi massal.

"Tentunya kami berharap kita semua untuk terus mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai dan menekan penyebaran Covid-19," ujar Yaqut.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas