Tribun

Virus Corona

PPKM Darurat Ditarget Bisa Tekan Kasus Covid-19 hingga 10 Ribu per Hari pada Agustus 2021

Pembatasan mobilitas masyarakat melalui PPKM Darurat diharapkan bisa menekan jumlah kasus penularan harian Covid-19.

Penulis: Nuryanti
Editor: Whiesa Daniswara
PPKM Darurat Ditarget Bisa Tekan Kasus Covid-19 hingga 10 Ribu per Hari pada Agustus 2021
Tribunnews/Herudin
Petugas melakukan penyekatan mobilisasi masyarakat PPKM Darurat di Jalan Lampiri, Jakarta Timur, Rabu (7/7/2021). Pembatasan mobilitas masyarakat melalui PPKM Darurat diharapkan bisa menekan jumlah kasus penularan harian Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi, menyampaikan pembatasan mobilitas masyarakat melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diharapkan bisa menekan jumlah kasus penularan harian Covid-19.

Pemerintah berharap kasus harian bisa ditekan hingga 10 ribu kasus per hari pada Agustus 2021 mendatang.

“Perlu ditekankan bahwa pemerintah tetap mempertahankan angka testing dan tracing yang tinggi, yaitu 4 kali lipat dibandingkan masa sebelum PPKM Darurat."

"Sehingga, yang didapat nanti adalah angka konkret, yaitu kasus harian yang betul-betul menurun, yang mengindikasikan turunnya tingkat penularan,” ujarnya, Senin (12/7/2021), dikutip dari laman Covid19.go.id.

Untuk mencapai angka 10 ribu per hari tersebut, perlu menurunkan mobilitas masyarakat sampai dengan 50 persen.

“Tidak cukup 30 persen seperti di awal tahun saat kita menekan lonjakan kasus akibat libur Natal dan tahun baru,” kata Dedy.

Baca juga: PPKM Darurat, KSPI: Ledakan PHK Sudah di Depan Mata

Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi.
Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi. (Kominfo.go.id)

Berdasarkan laporan mobilitas masyarakat yang dilakukan melalui pemantauan satelit dan berbagai sumber lain, menunjukkan rata-rata pergerakan ke kantor menurun pada kisaran 30 persen.

Sedangkan, perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum turun 40 persen.

Baca juga: Wacana Perpanjangan PPKM Darurat: Harus Dipikirkan Matang dan Dikaji Mendalam

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kamaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan hasil evaluasi selama periode 3-10 Juli 2021, mobilitas dan aktivitas masyarakat di Jawa-Bali telah menunjukkan penurunan.

Meskipun, hal itu masih berada di bawah target yang dicanangkan pemerintah.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas