Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pemerintah Tegaskan Demonstrasi Tak Sesuai Prokes Bahayakan Masyarakat dan Akan Ditindak Tegas

Menko Polhukam Mahfud MD mewakili pemerintah menegaskan aksi demo yang tak sesuai protokol kesehatan akan ditindak tegas.

Pemerintah Tegaskan Demonstrasi Tak Sesuai Prokes Bahayakan Masyarakat dan Akan Ditindak Tegas
YouTube Kemenko Polhukam
Menko Polhukam Mahfud MD mewakili pemerintah menegaskan aksi demo yang tak sesuai protokol kesehatan akan ditindak tegas. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seruan aksi demonstrasi bertajuk 'Jokowi End Game' dengan tuntutan menolak PPKM muncul dan ramai diperbincangkan beberapa hari terakhir.

Terkait hal itu, Menko Polhukam Mahfud MD mewakili pemerintah menegaskan aksi demo yang tak sesuai protokol kesehatan akan ditindak tegas.

Baca juga: HNW: Peringatan Hari Anak Hendaknya Jangan Hanya Seremonial

"Pemerintah ingin menegaskan bahwa aksi demonstrasi secara fisik yang tidak sesuai prokes membahayakan keselamatan rakyat serta melanggar hukum, pemerintah akan melakukan tindakan tegas," ujar Mahfud, dalam konferensi pers 'Perkembangan Situasi Politik dan Keamanan di Masa Pandemi', yang disiarkan lewat Youtube Kemenko Polhukam, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: Garda Sebut Aksi Jokowi End Game Bermuatan Politis: Mitra Ojol Hanya Dicatut dan Dimanfaatkan

Tindakan tegas dari pemerintah bukan tanpa alasan. Mahfud menyebut keselamatan masyarakat merupakan prinsip terpenting dari pemerintah. Sehingga penegakan hukum terhadap para pelanggar harus dijalankan.

"Demi prinsip yang nomor 1 tadi, kita ingin menyelamatkan masyarakat banyak. Oleh sebab itu mohon dukungannya, penegakan hukum itu menjadi kunci," jelas dia.

Baca juga: Kepolisian Berharap Masyarakat Tidak Terpancing Ajakan Aksi Jokowi End Game

Oleh karena itu, Mahfud juga meminta masyarakat untuk tetap tenang, menjaga ketertiban dan keamanan selagi pemerintah berupaya menghadapi pandemi Covid-19 dengan merangkul semua pihak.

Sebab menurutnya, Covid merupakan musuh politik, dimana semua pihak harus bersatu dalam menghadapinya tanpa mengkotak-kotakkan politik.

"Kepada seluruh masyarakat diharapkan tetap tenang dan menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah masing-masing. Kami terus akan bekerja sama dengan tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, kelompok-kelompok masyarakat untuk membangun kebersamaan dalam rangka menghadapi Covid ini tanpa kotak-kotak politik," kata Mahfud.

"Covid itu adalah politik yang dihadapi dalam kesatuan politik. Kalau dianggap itu musuh seperti politik, yang akan menghancurkannya itu, semua kekuatan di dalam negeri bersatu beda partai, beda aliran, bega agama, beda suku bersatu hadapi Covid karena itu membahayakan kita bersama," pungkasnya.

Halaman
1234
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas