Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Fasilitas Hotel untuk Isoman Anggota DPR Dikhawatirkan Timbulkan Kecemburuan Sosial

Anas juga menyayangkan kebijakan tersebut karena bisa menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. 

Fasilitas Hotel untuk Isoman Anggota DPR Dikhawatirkan Timbulkan Kecemburuan Sosial
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
PERSIAPAN RAPAT PARIPURNA - Petugas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta sedang melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seputar areal komplek parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2020). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka kewaspadaan dan pencegahan penyebaran Covid-19, di areal komplek DPR/MPR dan DPD sebagai persiapan pelaksanaan rapat paripurna DPR RI 2020 dengan acara pidato kenegaraan presiden RI dan pengantar/keterangan pemerintah atas RAPBN tahun 2021. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP Anas Thahir menilai fasilitas isolasi mandiri (isoman) berupa hotel berbintang tiga yang dipersiapkan Kesekjenan DPR RI bagi anggota DPR yang terpapar Covid-19 tidak tepat dan kontra produktif. 

Anas juga menyayangkan kebijakan tersebut karena bisa menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. 

"Itu saya nilai kontra porduktif dan bisa menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. Karena pada dasarnya semua warga  harus memiliki akses yang sama pada fasilitas kesehatan," ujar Anas kepada wartawan, Rabu (28/7/2021). 

Menurut Anas, para anggota DPR yang positif Covid-19 masih bisa menggunakan atau memanfaatkan fasilitas Rumah Jabatan Anggota (RJA). 

"RJA cukup representatif untuk tempat Isoman karena memang tidak kontak langsung dengan masyarakat dan memiliki halaman yang cukup luas untuk aktivitas di ruangan tanpa berinteraksi langsung dengan orang lain," kata Anas. 

Baca juga: Fraksi PAN: Batalkan Fasilitas Hotel untuk Isoman Anggota DPR

Dia menegaskan anggaran yang diperuntukkan menyewa hotel berbintang lebih baik dialihkan untuk keperluan yang lebih penting.

Terutama yang menyentuh langsung terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak Covid.

Menurutnya kondisi anggaran negara sedang tidak baik, oleh karena itu tidak perlu DPR membebani Anggaran Negara hanya untuk fasilitas isoman. 

"Mungkin saja Kesekjenan menyiapkan tempat Isoman untuk pegawai Kesekjenan. Jika hal itu juga tujuannya, maka tidak perlu juga menjadikan hotel sebagai tempat Isoman sebagaimana tidak diperlukannya hotel khusus untuk tempat Isoman anggota DPR," jelas Anas.

"Jika memang pemerintah hendak menyiapkan hotel untuk tempat Isoman, maka tempat tersebut harus bisa diakses semua pihak yang membutuhkan," tandasnya. 

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas