Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

PPKM Level 4 Lanjut atau Tidak? Diumumkan Presiden Jokowi Hari Ini hingga Data Covid-19 Terbaru

Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 akan berakhir hari ini, Senin (2/8/2021).

PPKM Level 4 Lanjut atau Tidak? Diumumkan Presiden Jokowi Hari Ini hingga Data Covid-19 Terbaru
Screenshot YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi sampaikan Perkembangan soal PPKM di Istana Merdeka, 25 Juli 2021 

- 1 Agutus: 30.738

Grafik kasus baru harian Covid-19, Senin (2/8/2021).
Grafik kasus baru harian Covid-19, Senin (2/8/2021). (covid19.go.id)

Kasus Sembuh Harian

- 25 Juli: 37.640

- 26 Juli: 40.374

- 27 Juli: 47.128

- 28 Juli: 43.856

- 29 Juli : 45.494

- 30 Juli: 44.550

- 31 Juli: 39.372

- 1 Agustus: 39.446

Grafik kasus sembuh harian, Senin (2/8/2021).
Grafik kasus sembuh harian, Senin (2/8/2021). (covid19.go.id)

Kasus Kematian Harian

- 25 Juli: 1.266

- 26 Juli: 1.487

- 27 Juli: 2.069

- 28 Juli: 1.824

- 29 Juli : 1.893

- 30 Juli: 1.759

- 31 Juli: 1.808

- 1 Agustus: 1.604

Grafik kasus kematian harian, Senin (2/8/2021).
Grafik kasus kematian harian, Senin (2/8/2021). (covid19.go.id)

Baca juga: PPKM Level 4 Jawa-Bali Berakhir Hari Ini, Berikut Angka Kasus Covid-19 Dalam 7 Hari Terakhir

3. Kata Satgas Covid-19 soal  PPKM

Kabid Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Ginting, menyampaikan perpanjangan PPKM Level 4 membutuhkan berbagai pertimbangan.

Ia mengatakan, kasus harian Covid-19 kini sudah mengalami penurunan.

Lalu, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit juga sudah menurun.

"Kita melihat pelandaian dalam kasus harian, termasuk terjadi penurunan BOR Rumah Sakit," ujarnya, Minggu (1/8/2021), dikutip dari YouTube Metrotvnews.

Satgas Covid-19 pun tetap mengedepankan kewaspadaan meski kasus aktif Covid-19 sudah menurun.

"Kita juga melihat kasus aktif harian sudah menurun," katanya.

"Tetapi penurunan ini tidak membuat kita kendor dan meningkatkan kewaspadaan," jelas Alexander.

Menurutnya, keputusan terkait perpanjangan PPKM Level 4 akan memperhatikan data yang ada.

Pemerintah akan mengevaluasi data kasus harian hingga BOR rumah sakit.

"Tentu tergantung dari berbagai hasil kajian, data-data yang ada selama tujuh hari terakhir."

"Dievaluasi dari kasus harian, penularannya, dan keterisian tempat tidur," ungkapnya.

4. Epedemiolog Prediski PPKM Bakal Dilonggarkan

Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono, ikut buka suara mengenai kelanjutan PPKM Level 4 yang berakhir pada hari ini, Senin (2/8/2021).

Meski belum diketahui secara pasti apakah diperpanjang atau tidak, Pandu memprediksi PPKM Level 4 akan dilonggarkan.

Padahal, menurutnya, pemerintah belum siap jika harus menghadapi lonjakan kasus Covid-19 lagi saat melonggarkan PPKM Level 4.

"(Kemungkinan) Minggu ini akan dilonggarkan dulu, tapi menurut saya kita belum siap karena akan terjadi kenaikan lagi kalau dilonggarkan," kata Pandu, dikutip dari tayangan YouTube tvOne, Senin (2/8/2021).

Baca juga: POPULER NASIONAL PPKM Berakhir Hari Ini, Diperpanjang atau Tidak? | Subsidi Gaji Cair Awal Agustus

Pandu menjelaskan, jika pemerintah terus mengulangi pengetatan dan pelonggaran PPKM, maka Indonesia akan masuk pada jebakan pandemi.

Hal itu lantaran setiap kali PPKM dilonggarkan, maka lonjakan kasus Covid-19 akan terus terjadi.

"Kita tidak bisa mengatasi pandemi seakan-akan selalu ada penurunan dan kenaikan kasus. Ini yang disebut sebagai jebakan pandemi."

"Jadi selama kita mengalami fase seperti itu, tidak akan mungkin kita bisa memulihkan kehidupan, termasuk memulihkan ekonomi," jelas Pandu.

Untuk itu, Pandu menyarankan agar PPKM Level 4 terus dilanjutkan demi menghindari jebakan pandemi.

Sebab, ia menilai, aturan PPKM bisa efektif untuk menekan penularan kasus jika dilakukan secara konsisten.

"PPKM itu akan berhasil menurunkan kasus setelah dua sampai tiga minggu saja, tapi sifatnya sementara, nanti begitu kita longgarkan, akan terjadi peningkatan lagi."

"Jadi kita harus bergerak menekan kasus penularan semaksimal mungkin dan terus menerus."

"Kita harus pertahakan supaya kalau ada lonjakan tidak terlalu tinggi, sehingga kita bisa kembali memulihkan ekonomi," paparnya.

Baca juga: Berakhir Besok, Anies Baswedan: Ini Bukan Perkara PPKM Level 4 Tapi Soal Keselamatan

Kendati demikian, Pandu menyebut ada cara lain yang bisa menggantikan PPKM.

Yakni dengan taat melakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan 3T (testing, tracing, treatment) secara kuat.

Sekaligus berusaha semaksimal mungkin meningkatkan cakupan vaksinasi ke seluruh negeri.

"Dengan tiga cara itu kita bisa menggantikan fungsi PPKM yang sangat ketat sehingga masyarakat bisa pulih," tuturnya.

UPDATE Jokowi Umumkan Perpanjang PPKM

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 mulai besok, 3 Agustus hingga 9 Agustus 2021, pada kabupaten/kota tertentu.

Penerapan PPKM ini nantinya akan disesuaikan dengan peraturan dan kondisi masing-masing daerah.

Keputusan tersebut diambil Jokowi dengan melihat beberapa indikator penyebaran kasus Covid-19.

Hal itu diungkapkannya dalam konferensi persnya di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8/2021).

"Dengan mempertimbangkan perkembangan beberapa indikator kasus pada minggu ini, Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM Level 4 dari tanggal 3 sampai dengan 9 Agustus di beberapa kabupaten/kota tertentu." ucap Jokowi.

"Dengan penyesuaian pengaturan aktivitas dan mobilitas sesuai kondisi masing-masing daerah," lanjutnya.

Untuk teknis pengaturannya lebih lanjut, akan dijelaskan oleh Menko Marinves dan menteri terkait.

"Hal-hal teknis selengkapnya akan dijelaskan Menko dan menteri terkait," jelasnya.

(Tribunnews.com/Daryono/Inza Maliana/Nuryanti) (Kompas.com/Dian Erika Nugraheny, Shella Latifa)

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas