Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Seleksi Kepegawaian di KPK

Testimoni Peserta Diklat Bela Negara: Pegawai KPK Lain Harus Ikutan Sebab Materi Bagus

Pendidikan dan pelatihan (diklat) bela negara serta wawasan kebangsaan yang diikuti 18 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak lulus tes wawasa

Testimoni Peserta Diklat Bela Negara: Pegawai KPK Lain Harus Ikutan Sebab Materi Bagus
Ist
Testimoni Peserta Diklat Bela Negara 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendidikan dan pelatihan (diklat) bela negara serta wawasan kebangsaan yang diikuti 18 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) memasuki hari ke-14.

Seperti diketahui, mereka bagian dari 24 pegawai KPK yang tidak lulus TWK tapi disebut masih bisa dibina, dengan menjalani diklat oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) sebagai syarat menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Hari ini, Rabu (4/8/2021), para peserta melaksanakan kegiatan di dalam kelas dan menerima materi, salah satu narasumbernya adalah Ketua KPK Firli Bahuri.

Turut hadir Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK Dian Novianti, bersama perwakilan penyelenggara diklat dari Universitas Pertahanan RI, Mayjen TNI Teguh Mudji Angkasa dan Letjen TNI Purnawirawan Yudhi Swastanto. 

Dari rilis pers yang disampaikan Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, disebutkan bahwa kondisi seluruh peserta diklat bela negara dan wawasan kebangsaan dalam keadaan sehat, serta disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran dan pengawasan panitia penyelenggara.

Ada 17 peserta yang mengikuti diklat secara langsung dan 1 peserta lagi mengikuti secara daring. 1 peserta itu tetap mengikuti seluruh rangkaian sejak 22 Juli 2021.

Firli Bahuri mengisi materi muatan lokal (mulok) tentang peran KPK dalam mewujudkan Indonesia bebas korupsi dan meminta seluruh peserta tetap bersungguh-sungguh mengikuti diklat.

“Apresiasi saya kepada semua peserta yang mengikuti diklat ini, sebab melalui rangkaian pendidikan ini rekan-rekan diharapkan menjadi pelopor bela negara dan kesadaran wawasan kebangsaan saat mengabdi di KPK. Pegawai KPK menjadi ASN pun tidak akan mengurangi independensi pemberatasan korupsi, karena dalam melaksanakan tugas dan kewenangan semua insan KPK tidak boleh terpengaruh kepada kekuasaan eksekutif, legislatif dan yudikatif," kata Firli saat mengisi materi diklat di Universitas Pertahanan RI, lewat keterangan tertulis, Rabu (4/8/2021).

Sebagaimana diketahui sebelumnya, bahwa diklat bela negara dan wawasan kebangsaan dilaksanakan dengan serangkaian metode yang menstimulasi partisipasi seluruh peserta, sehingga secara teknis seluruh aktivitas berlangsung dinamis dan interaktif.

Gayung bersambut, materi mulok KPK oleh Firli Bahuri ditanggapi peserta diklat dengan pesan-pesan khusus. Salah satu peserta bercerita bahwa pengalaman diklat ini harus dirasakan seluruh pegawai KPK.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas