Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

KPI Gugurkan Aduan Warga yang Protes Tayangan Voli Pantai Olimpiade karena Tak Sesuai Indikator

KPI menyatakan aduan warga berinisial SM terkait tayangan program Olimpiade cabang olahraga voli pantai putri tak dilanjutkan alias gugur.

KPI Gugurkan Aduan Warga yang Protes Tayangan Voli Pantai Olimpiade karena Tak Sesuai Indikator
Dokumen KPI
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Agung Suprio 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyatakan aduan warga berinisial SM terkait tayangan program Olimpiade cabang olahraga voli pantai putri tak dilanjutkan alias gugur.

"Ya laporan tersebut kami langsung tutup tidak dilanjutkan langsung gugur kami gugurkan," kata Ketua KPI Pusat Agung Suprio saat dikonfirmasi Tribunnews, Kamis (5/8/2021).

Agung mengatakan, yang menjadi tolak ukur dari gugurnya laporan tersebut karena tidak memenuhi tiga indikator pengaduan.

Ia menjelaskan, jika sebuah laporan atau aduan sudah tidak memenuhi indikator yang disyaratkan, maka pihaknya sudah tidak lagi dapat melakukan proses pengaduan tersebut.

Indikator tersebut di antaranya yakni informasi yang dilaporkan tidak lengkap, atau tidak menjabarkan secara rinci perihal aduan tersebut.

Baca juga: KPI Respons Aduan tentang Tayangan Voli Pantai Olimpiade yang Tampilkan Atlet Putri Berbikini

"Sebuah pengaduan itu gugur untuk dilanjutkan kalau informasinya tidak lengkap, kedua konten yang diadukan tidak sesuai, ketiga tidak berkaitan dengan kewenangan KPI, ini saringannya tiga ini," tutur Agung.

Kendati aduan yang dilayangkan SM ini sudah viral, maka kata Agung pihaknya akan melakukan penjelasan atau klarifikasi kepada publik.

Klarifikasi itu juga dilakukan kata dia untuk memberikan edukasi kepada publik terkait peran dan tanggung jawab KPI dalam menerima adanya aduan dari warga.

"Karena ini sudah viral maka ini menjadi kewajiban dari KPI untuk menjelaskannya kepada publik kira-kira seperti itu, sehingga netizen atau masyarakat yang mau mengadu nanti sudah mengerti terkait posisi KPI," tukasnya.

Baca juga: KPI Larang 42 Lagu Barat Diputar di Radio Sebelum Pukul 22.00, Ini Respons Praktisi Radio

Halaman
123
Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Dodi Esvandi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas