Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Seleksi Calon Hakim Agung

Calon Hakim Agung Brigjen Tiarsen Ditanya Cara Hindari Konflik Kepentingan dalam Peradilan Militer

Calon Hakim Agung Kamar Pidana Militer Brigjen TNI Tiarsen Buaton ditanya soal cara menghindari konflik kepentingan dalam peradilan militer.

Calon Hakim Agung Brigjen Tiarsen Ditanya Cara Hindari Konflik Kepentingan dalam Peradilan Militer
istimewa
Calon Hakim Agung Pidana Militer yang saat ini menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Hukum Militer Ditkumad, Brigjen TNI Tiarsen Buaton, (kanan) dan Anggota Komisi Yudisial Amzulian Rifai (kiri) dalam Wawancara Terbuka Calon Hakim Agung Tahun 2021 Hari Ke-4 yang disiarkan di kanal Youtube Komisi Yudisial pada Jumat (6/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Hakim Agung Kamar Pidana Militer yang saat ini menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Hukum Militer Ditkumad, Brigjen TNI Tiarsen Buaton, dicecar pertanyaan terkait caranya bisa independen dan menghindari konflik kepentingan sesama militer jika menjadi hakim militer.

Pertanyaan tersebut dilontarkan Ketua Komisi Yudisial Mukti Fajar Nur Dewata.

Awalnya mukti mengatakan dalam sistem peradilan militer seluruh yang terlibat dalam peradilan berstatus militer mulai dari hakim, penuntut umum, oditur, penyidik, hingga pihak yang diadili.

Ia pun minta diyakinkan bagaimana cara konkret seorang hakim militer bisa independen dalam mengadili dan tidak terlibat konflik kepentingan sesama militer.

Tiarsen menjelaskan dalam sistem peradilan militer fungsi pelaksana pada peradilan militer telah dibagi.

Ia pun menjelaskan jalannya berkas perkara mulai dari tahap penyidikan pada polisi militer, oditur militer, papera (perwira penyerah perkara), hingga pengadilan militer.

Baca juga: Calon Hakim Agung Haswandi Disinggung Soal Kiasan Pinokio Saat Jalani Wawancara Terbuka

Hal itu disampaikannya dalam Wawancara Terbuka Calon Hakim Agung Tahun 2021 Hari Ke-4 yang disiarkan di kanal Youtube Komisi Yudisial, Jumat (6/8/2021).

"Lalu kemudian nanti oditur yang menuntut di pengadilan militernya. Para hakim militer ya tidak bisa diintervensi lagi. Tidak diintervensi oleh kekuatan-kekuatan. Karena tugasnya sudah selesai," kata Tiarsen.

Saat Tiarsen ingin melanjutkan penjelasannya, Mukti memotong dan mencecarnya dengan sejumlah pertanyaan.

Baca juga: Diskon Hukuman Pinangki, Pengacara Terpidana Korupsi: Vonis Kok Sesuai Selera Hakim?

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas