Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perubahan Nama TNI: Mulai dari APRI, ABRI, hingga Kembali Menjadi TNI

Berikut perubahan nama TNI mulai dari APRI, ABRI, hingga kembali menjadi TNI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Katarina Retri Yudita
zoom-in Perubahan Nama TNI: Mulai dari APRI, ABRI, hingga Kembali Menjadi TNI
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah melakukan Gladi Resik HUT TNI ke 74 di Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, (3/10/2019) silam. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut perubahan nama TNI mulai dari APRI, ABRI, hingga kembali menjadi TNI.

TNI dibentuk pertama kali dengan nama Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Kemudian, berdasarkan Penetapan Pemerintah No. 2 Tanggal 7 Januari 1946, maka nama Tentara Keamanan Rakyat (TKR) diubah menjadi Tentara Keselamatan Rakyat (TKR).

Hal ini bertujuan untuk memperluas fungsi ketentaraan dalam mempertahankan kemerdekaan dan menjaga keamanan rakyat Indonesia.

Baca juga: Hari TNI 5 Oktober: Sejarah Dibentuknya TNI, Awalnya Bernama TKR

Tanggal 26 Januari 1946, pemerintah mengeluarkan maklumat tentang penggantian nama Tentara Keselamatan Rakyat menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).

Hal ini bertujuan Untuk menyempurnakan organisasi tentara menurut standar militer internasional.

Maklumat ini dikeluarkan melalui Penetapan Pemerintah No.4/SD Tahun 1946.

Rekomendasi Untuk Anda

Tanggal 15 Mei 1947, Presiden Republik Indonesia mengeluarkan penetapan tentang penyatuan TRI dengan badan dan laskar perjuangan menjadi satu organisasi tentara.

Sesuai dengan Keputusan Presiden pada tanggal 3 Juni 1947, Tentara Republik Indonesia (TRI) diubah menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Hal ini dilakukan untuk mempersatukan dua kekuatan bersenjata yaitu TRI sebagai tentara regular dan badan-badan perjuangan rakyat.

Keputusan Presiden tersebut dimuat dalam Berita Negara Tahun 1947 No. 24.

Presiden juga menetapkan susunan tertinggi TNI.

Panglima Besar Angkatan Perang, Jenderal Soerdiman diangkat sebagai Kepala Pucuk Pimpinan TNI dengan beberapa anggota.

Bagaimana dengan perubahan nama TNI selanjutnya?

Berikut ulasan selengkapnya mengenai perubahan nama TNI, dikutip dari kemhan.go.id:

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas