Tribun

Virus Corona

MUI: Kebutuhan Vaksin Halal Masih Defisit

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam di Kantor MUI, Jakarta, Sabtu (9/10/2021).

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasanudin Aco
MUI: Kebutuhan Vaksin Halal Masih Defisit
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Miftahul Huda (kiri) bersama Sekjen MUI, Amirsyah Tambunan dalam konferensi pers terkait Vaksin Zifivax di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Sabtu (9/10/2021). MUI menyebut vaksin Covid-19 produksi Anhui Zhifei Longcom Biopharm Pharmaceutical ini suci dan halal. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian dan pengkajian secara syar'inya atas dasar auditing yang dilakukan tim auditor. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

MUI merekomendasikan kepada pemegang kebijakan untuk merealisasikan mandat negara yakni melindungi masyarakat.

Termasuk di dalamnya perlindungan dalam hal keyakinan keagamaan.

"Pemerintah harus menjalankan salah satu ketentuan konstitusional yang sudah ditetapkan melalui undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal," kata Niam.

Ia menilai penyediaan vaksin halal menjadi bagian tak terpisahkan dari mandat negara.

"Jika sudah ada vaksin yang halal, ini harus diikhtiarkan pengadaannya untuk kebutuhan masyarakat," imbuhnya.

Niam menambahkan, soal pengadaan menjadi domain pemerintah.

Sementara MUI menekankan aspek kehalalan untuk kepentingan kemaslahatan umat.

Seperti diketahui, vaksin zifivax dikembangkan oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical yang bekerjasama dengan perusahaan Indonesia PT Jbio.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pemerintah belum berencana menggunakan vaksin asal China dalam program vaksinasi nasional.

"Sampai sekarang belum ada rencana penggunaan vaksin Anhui atau Zifivax dalam program vaksinasi," ujar Nadia saat dikonfirmasi.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan vaksin tersebut bisa digunakan pemerintah nantinya.

"Sampai saat ini kita ketahui ada beberapa merk vaksin yang sudah mendapatkan izin edarnya," kata dia.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas