Tribun

Seleksi Kepegawaian di KPK

Setumpuk Aktivitas Baru Eks Pegawai KPK yang Dipecat, Ada yang Buka-bukaan Ingin Bikin Parpol

Rasamala Aritonang, mendirikan parpol kini menjadi opsi yang tengah mereka upayakan sebagai jalan lain untuk mewujudkan Indonesia bersih dari korupsi.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Wahyu Aji
Setumpuk Aktivitas Baru Eks Pegawai KPK yang Dipecat, Ada yang Buka-bukaan Ingin Bikin Parpol
Tangkap layar kanal YouTube KompasTV
Rasamala Aritonang, Pegawai Nonaktif KPK. 

Namun karena niat mendirikan parpol itu, Rasamala kini kembali ke Jakarta untuk mematangkan rencana itu.

"Benar. Makanya terpaksa balik dari Parsuratan, karena dipanggil Lakso dan Hotman. Diminta mematangkan pembicaraan soal mendirikan parpol. Idenya melakukan perubahan dengan cakupan yang lebih besar. Awalnya itu ya saya, Lakso, Hotman dan Novariza," ujar Rasamala saat dihubungi, Rabu (13/10/2021).

Adapun ide mendirikan itu muncul tak lain didasarkan pada kondisi saat ini di mana masyarakat memiliki tingkat kepercayaan rendah pada partai politik.

Baca juga: Pasca-Diberhentikan KPK, Rasamala Aritonang Ingin Bentuk Parpol, Ini Pertimbangannya

Hal itu tak lain karena korupsi sering kali melibatkan para kader parpol.

Karenanya, Rasamala dan rekannya mencoba mencari solusi atas masalah tersebut.

Muncul peluang, yakni dengan mendirikan suatu partai yang benar-benar mengakomodir keinginan masyarakat, khususnya terkait semangat pemberantasan korupsi.

Di sisi lain Rasamala dkk menyadari partai politik merupakan kendaraan strategis dalam sistem demokrasi yang bisa mewujudkan perubahan besar yakni Indonesia bebas dari korupsi.

"Ya kepikiran sih kalau mau bikin perubahan yang punya impact besar kan partai politik adalah salah satu kendaraan strategis dalam sistem demokrasi. Sementara ini kan publik banyak mengkritik parpol. Jadi sebenarnya saya melihat ada peluang besar untuk membangun parpol yang bersih, berintegritas dan akuntabel," ucap Rasamala.

Partai Serikat Pembebasan, menjadi nama yang rencananya digunakan oleh parpol tersebut, dengan aliran Pancasila yang hakiki.

Baca juga: Eks Pegawai KPK Ternak Kambing hingga Siap Jadi Kernet Bangunan, Pengamat: Kerja Apapun Asal Halal

Meski sudah memiliki ide awal, ia menyebut masih banyak hal yang dinilainya perlu didiskusikan lebih lanjut dengan para guru besar hingga para ahli di bidang politik.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas