Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tanamkan Revolusi Mental, PGM Dorong Guru Madrasah Lebih Profesional

PGM melakukan berbagai terobosan untuk merubah pola pikir guru madrasah agar lebih produktif dan positif.

Tanamkan Revolusi Mental, PGM Dorong Guru Madrasah Lebih Profesional
Tribun Jabar/Isep Heri
Ilustrasi guru madrasah: Sejumlah guru madrasah Tasikmalaya yang tergabung dalam Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kota Tasikmalaya saat beraudiensi di Gedung DPRD Kota Tasik, Jumat (12/1/2018). TRIBUN JABAR/ISEP HERI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Madrasah menjadi mitra strategis Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Madrasah berperan penting dalam menumbuhkan revolusi mental untuk mewujudkan Indonesia Maju, sebagaimana dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Jawa Barat (Jabar) Hasbullah menjelaskan, Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) bisa menjadi hal yang wajib untuk dilakukan agar Indonesia Maju ini bisa terealisasi.

'Maka, program-program seperti modernisasi agama yang dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) ini harus didukung. Mental yang berkaitan dengan mengubah pola pikir lebih maju. Yang paling sederhana saja, dengan menerima keberagaman, sadar akan kemajemukan Indonesia dan tidak memaksakan satu pemahaman terhadap pemahaman lain adalah bentuk revolusi mental," kata pria yang akrab disapa Kang Has itu, Selasa (12/10/2021).

Tak hanya itu, atas dukungan GNRM, lanjut dia, PGM melakukan berbagai terobosan untuk merubah pola pikir guru madrasah agar lebih produktif dan positif.

Yakni dengan menanamkan penguatan karakter dan meningkatkan profesionalisme guru.

"Kita melakukan langkah-langkah konkrit, seperti mendorong guru agar lebih profesional yang di dalamnya juga ada hak dan kewajiban. Mendorong guru lebih fokus menjalankan aktivitas dengan memenuhi hak-hak kesejahteraan mereka," tegasnya.

Kang Has juga melakukan penguatan literasi bagi para guru yang tergabung di PGM.

Tujuannya, agar lebih memahami kondisi faktual, penguatan karakter agar guru madrasah bisa menganalisa apapun bentuk yang bisa dikembangkan di lingkungan madrasah tempat para guru mengabdikan diri.

Baca juga: Kemenag Perkuat Kompetensi Literasi Digital Bagi Guru Madrasah

"Kita tahu bahwa perkembangan dunia digital sangat pesat. Teknologi komunikasi ini sangat mempengaruhi karakter masyarakat. Penguatan literasi menjadi ‘penyaring’ bagi para guru dan siswa agar bisa mengambil hal-hal positif yang sifatnya membangun ke arah yang lebih baik," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas