Tribun

Aparat Gabungan Gerebek Holywings Tebet, Ratusan Orang Berkerumun, Langgar Jam Operasional PPKM

Kafe tersebut melanggar aturan PPKM Level 3 karena beroperasi melebihi batas waktu yang ditentukan.

Editor: Malvyandie Haryadi
Aparat Gabungan Gerebek Holywings Tebet, Ratusan Orang Berkerumun, Langgar Jam Operasional PPKM
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
FOTO ILUSTRASI Kafe Holywings Kemang, Jakarta Selatan. 

Selain sanksi pembekuan sementara, jelas Arifin, kafe Holywings Kemang juga didenda sebesar Rp 50 juta.

"Sudah saya sampaikan kepada pihak pengelola, dan diterima dengan baik dan dendanya langsung sudah dibayarkan," ucap Arifin.

Arifin mengungkapkan, Holywings Kemang pertama kali melanggar jam operasional pada Februari 2021 lalu.

"Kemudian (melanggar lagi) pada Maret 2021, dan terakhir 4 September 2021 kemarin," ungkap Arifin.

Sementara itu, Polda Metro Jaya telah menetapkan Manajer Outlet Holywings Kemang sebagai tersangka.

Kasus Holywings Kemang

Sebelumnya, kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan terjadi di kafe Holywings Tavern Kemang, Jakarta Selatan pada 4 September 2021.

Akibat pelanggaran PPKM itu, Manajer Holywings Tavern Kemang berinisial JAS ditetapkan sebagai tersangka kasus kerumunan.

Penetapan JAS sebagai tersangka karena telah melanggar undang-undang wabah penyakit menular.

Dalam pemeriksaan polisi, rupanya JAS juga telah tiga kali melanggar aturan terkait pelanggaran protokol kesehatan dan jam operasional yang diperbolehkan selama PPKM Level 3 di Jakarta.

Halaman
1234
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas