Tribun

Menkominfo: Rating Bukan Jadi Satu-satunya Tolok Ukur Konten Berkualitas

Menkominfo Johnny G. Plate ajak pelaku industri media tingkatkan kualitas konten: Rating Bukan Jadi Satu-satunya Tolak Ukur Konten Berkualitas.

Penulis: Shella Latifa A
Editor: Wahyu Gilang Putranto
Menkominfo: Rating Bukan Jadi Satu-satunya Tolok Ukur Konten Berkualitas
Tim Komunikasi Publik Migrasi TV Digital Kemenkominfo
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis 4 Maret 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menjelaskan konten berkualitas tidak hanya diukur dari rating siaran.

Menurutnya, isi konten berkualitas juga perlu memberikan manfaat, informasi hingga nilai budaya Indonesia.

Johnny pun berharap seluruh pelaku industri media mampu menghadirkan konten yang berkualitas.

"Saya mengajak seluruh pelaku industri media dan penyiaran untuk meningkatkan praktik industri, agar kini menambah acuan kualitas konten tidak hanya berdasarkan rating."

"Namun juga pada kebermanfaatan, tingkat informasi yang diberikan serta nilai kebudayaan Indonesia,” ucap Johnny, dikutip dari laman pers Kominfo, Minggu (17/10/2021).

Baca juga: Menkominfo: Sanksi Tegas Pasti Dijatuhkan kepada yang Melanggar Aturan Karantina

Seiring perkembangan teknologi digital, Johnny menyoroti hadirnya media baru Over The Top (OTT), yang menyajikan berbagai konten yang bisa dipilih sesuai minat penggunanya.

Dikatakannya, layanan OTT ini menjadi tantangan bagi industri media konvensional.

"Kehadiran platform Over The Top merupakan game changer dan momentum bagi industri media konvensional untuk semakin mengevaluasi kualitas dan variasi produk-produk yang ditawarkan,” jelas dia.

Dalam skala global, Johnny juga melihat media konten asing mewarnai perkembangan layanan OTT di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam agenda Konvensi Nasional Pranata Humas, Rabu (1/9/2021).
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam agenda Konvensi Nasional Pranata Humas, Rabu (1/9/2021). (Tangkap Layar/HO)

Baca juga: Presiden Perintahkan OJK dan Kemkominfo Hentikan Sementara Penerbitan Izin Pinjol Baru

Johnny menjelaskan, media asing bisa melakukan ekspansi ke Indonesia karena tidak hanya semata untuk mencari rating.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas