Tribun

Virus Corona

Presiden Soroti Kenaikan Kasus Covid-19 di Sejumlah Daerah: Mulai Merangkak Naik, Waspada

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para kepala daerah berhati-hati dan mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 sekecil apapun di daerahnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Presiden Soroti Kenaikan Kasus Covid-19 di Sejumlah Daerah: Mulai Merangkak Naik, Waspada
Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo bersiap melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Utara melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (19/10/2021) pagi, sekitar pukul 07.30 WIB. Presiden Jokowi akan melakukan penanaman pohon mangrove di Desa Bebatu, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung. Selain itu meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara door to door (pintu ke pintu) di Kelurahan Karang Rejo dan vaksinasi untuk pelajar di SMPN 1 Kota Tarakan, serta menyerahkan bantuan kepada para pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Kuliner Sebengkok, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para kepala daerah berhati-hati dan mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 sekecil apapun di daerahnya.

Pasalnya sejumlah wilayah sempat mengalami kenaikan kasus meskipun sedikit, misalnya di Maluku Utara tiga minggu yang lalu, di Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara dua minggu yang lalu, dan di Gorontalo, Kalimantan Barat, serta Sulawesi Tenggara di minggu kemarin.

"Meskipun kecil merangkak naik, tetap harus diwaspadai. Artinya apa? Kenaikan itu ada meskipun kecil. Oleh sebab itu, saya minta Gubernur, Pangdam, Kapolda mengingatkan kepada Bupati, Wali Kota, kepada Kapolres dan juga Dandim, Danrem agar tetap meningkatkan kewaspadaan, memperkuat _tracing_ dan _testing_, dan juga tes betul-betul kontak eratnya dengan siapa," ujar Jokowi dikutip dari Sekretariat Presiden, Selasa, (26/10/2021).

Presiden mengatakan terdapat 105 kabupaten atau kota di 30 provinsi yang mengalami kenaikan kasus positif.

Kenaikan tersebut haru dicermati untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus.

Baca juga: KPK Tengah Kembangkan Kasus Korupsi Bansos Covid-19, Akui Sudah ada Tersangka Baru

"Kemudian juga ada 105 kabupaten/kota di 30 provinsi yang kasus positifnya naik. Meskipun, sekali lagi, meskipun sedikit tetapi tetap ini harus diwaspadai. Ada 105 kabupaten dan kota,"katanya.

Selain itu, Presiden juga mengingatkan agar semua pihak memaksimalkan penggunaan platform aplikasi PeduliLindungi, utamanya di mal, di tempat-tempat wisata, dan di pasar. 

Masih ada sejumlah tempat yang belum memasang QR code PeduliLindungi, namun tetap beroperasi.

"_Controlling_ seperti ini harus diingatkan kepada keluarga kita, tempat-tempat wisata, mal, dan lain-lainnya harus terus diwaspadai dan dikontrol," katanya.

Di samping itu, Presiden juga mengingatkan seluruh kepala daerah untuk terus mempercepat vaksinasi untuk melindungi rakyat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Hingga hari ini, vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah mencapai 182 juta dosis, yaitu 54 persen dosis pertama dan 32 persen dosis kedua.

"Perlu saya ingatkan untuk daerah-daerah yang vaksinasinya masih rendah, masih di bawah 50 (persen) agar dikejar untuk bisa mencapai di atas 50 (persen) di bulan November, dan bisa mencapai di atas 70 (persen) di akhir Desember, akhir tahun, karena ini penting sekali dalam kita menjaga, melindungi rakyat kita dari terpaparnya Covid-19 dan juga yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi," pungkas Presiden.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas