Tribun

Target Pembangunan Pertanian Nasional Ada di Pundak Petani Milenial

Target pembangunan pertanian nasional adalah pencapaian yang harus disandarkan pada pundak para petani milenial, bukan petani tua.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Target Pembangunan Pertanian Nasional Ada di Pundak Petani Milenial
Tangkap Layar Twitter
Festival Petani Milenal 'Ayo Kitorang Pulang Bangun Kampung', Kamis (28/10/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Target pembangunan pertanian nasional adalah pencapaian yang harus disandarkan pada pundak para petani milenial, bukan petani tua.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Ditjen Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Junaedi dalam Festival Petani Milenal 'Ayo Kitorang Pulang Bangun Kampung', Kamis (28/10/2021).

Ada dua alasan secara umum, mengapa Dedi menyebut demikian. Pertama, anak muda lebih akrab dengan penggunaan teknologi dibanding kalangan tua.

Kedua, berdasarkan data yang dipaparkan Dedi, hampir semua petani tua di Indonesia adalah tamatan SD, jika bukan tidak lulus SD atau bahkan tidak pernah mengenyam dunia pendidikan.

Baca juga: Jokowi: Kerjasama ASEAN-India Penting dalam Menghadapi Pandemi

“Petani lulusan perguruan tinggi di Indonesia hanya sekitar 1,5% dari jumlah total dan ini semuanya adalah petani milenial,” ujar Dedi dalam webinar yang diselenggarakan oleh Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya didukung The Asia Foundation (TAF), Kamis (28/10/2021).

“Jadi, adalah tidak mungkin jika tujuan pembangunan pertanian untuk dibebankan pada petani tua atau para petani,” imbuh pria yang menggantikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebagai pembicara kunci ini.

Dengan ungkapan lain, Dedi menilai untuk menyediakan pasokan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan petani yang mengandaikan adanya penguasaan teknologi modern, dan menggenjot ekspor adalah lebih masuk akal jika ditangani oleh petani milenal.

Baca juga: Keluarga Korban Lapas Kelas I Tangerang Datangi Komnas HAM, Pendamping Beberkan 7 Temuan

Hal senada diungkapkan oleh Director TAF on Enviromental Governance Lili Hasanuddin. Lili menegaskan pemuda merupakan tulang punggung pembangunan pertanian Indonesia.

Menurut Lili, hal ini berkaitan erat dengan perlunya Pertanian di Indonesia untuk bertransformasi dari model tradisional ke model modern.

Ciri sederhana pertanian modern adalah pengoptimalan teknologi di sektor pertanian.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas