Tribun

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Cuaca BMKG Minggu, 28 November 2021, Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat

Berikut peringatan dini cuaca dari BMKG untuk Minggu, 28 November 2021, besok. Beberapa wilayah berpotensi hujan lebat besok.

Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Peringatan Dini Cuaca BMKG Minggu, 28 November 2021, Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat
Grafis/Rahmandito Dwiatno
Prakiraan Cuaca - Peringatan dini cuaca dari BMKG untuk Minggu, 28 November 2021 besok, dapat disimak di dalam artikel berikut. 

TRIBUNNEWS.COM - Peringatan dini cuaca dari BMKG untuk besok Minggu, 28 November 2021, dapat disimak di sini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca besok melalui laman resmi mereka, bmkg.go.id.

Di dalam peringatan dini cuaca besok, BMKG menyebutkan ada beberapa wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat.

Melalui narasinya, BMKG menyebutkan, Bibit Siklon Tropis 94W dengan tekanan minimum 1008 mb dan intensitas 15 knot dengan arah gerak ke barat-barat laut terpantau di Laut Cina Selatan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, 28 November 2021: Surabaya dan 6 Kota Lain Berpotensi Alami Hujan Petir

Baca juga: INFO CUACA BMKG Minggu 28 November 2021: Waspada Hujan Disertai Petir Melanda 28 Wilayah

Yang membentuk daerah konvergensi yang memanjang di perairan sebelah Timur Vietnam.

Potensi dalam 24 jam ke depan untuk menjadi siklon tropis yakni rendah.

Sirkulasi Siklonik terpantau di perairan Selatan NTT yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi).

Daerah konvergensi ini memanjang di Laut Jawa, dari Jawa Barat hingga perairan utara Jawa Tengah dan dari Jawa Timur hingga Laut Jawa.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Minggu, 28 November 2021: DKI Jakarta Berpotensi Alami Hujan dan Angin Kencang

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Melonguane Sulawesi Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang dari Sumatera bagian selatan hingga Laut Jawa bagian barat, di Kalimantan bagian tengah, di Sulawesi bagian selatan dan dari Maluku Utara hingga perairan selatan Papua Barat.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar pusat tekanan rendah/sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas