Tribun

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Selasa 30 November 2021: Waspada Jawa Tengah dan Bali Hujan Lebat

Berikut peringatan dini cuaca ekstrem BMKG Selasa 30 November 2021, Waspada Jawa Tengah dan Bali Hujan Lebat disertai kilat/petir dan angin.

Penulis: Kristina Wulandari
Editor: Arif Fajar Nasucha
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Selasa 30 November 2021: Waspada Jawa Tengah dan Bali Hujan Lebat
KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi Hujan Lebat - Berikut peringatan dini cuaca ekstrem BMKG Selasa 30 November 2021, Waspada Jawa Tengah dan Bali Hujan Lebat disertai kilat/petir dan angin. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem BMKG Selasa 30 November 2021, Waspada 29 wilayah ini akan mengalami hujan lebat disertai kilat/petir dan angin.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di 31 wilayah Indonesia untuk besok.

Hujan berintensitas lebat yang disertai kilat/petir hingga angin kencang diperkirakan akan mengguyur 29 wilayah di Indonesia.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Hari Ini, Senin, 29 November 2021: Waspada Lampung Hujan Lebat

Baca juga: Ramalan Zodiak Senin, 29 November 2021: Leo Merasa Tak Nyaman, Gemini Penuh Kegembiraan

29 Wilayah tersebut di antaranya Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali, Aceh dan Banten.

Sementara hujan berintensitas sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi akan mengguyur 2 wilayah di Indonesia, antara lain yakni Jambi dan Yogyakarta.

Berdasarkan informasi pada laman web.meteo.bmkg.go.id, Deputi Bidang Meteorologi menyampaikan Bibit Siklon Tropis 94W nampak persisten di Laut Natuna, membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Aceh hingga Sumatera Utara.

Sistem ini mampu menginduksi kecepatan angin di sekitarnya (low level jet) hingga mencapai 25kt di Laut Natuna Utara dan Laut Cina Selatan yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di wilayah perairan tersebut.

Pusat Tekanan rendah terpantau di Samudera Pasifik Timur Filipina yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Laut Sulawesi hingga perairan utara Papua Barat serta daerah pertemuan angin (konfluensi) yang terpantau di Maluku dan Papua Barat.

Sirkulasi Siklonik terpantau di Utara Bali, dan perairan Barat Banten yang membentuk konvergensi yang memanjang dari Selat Makassar bag Selatan hingga NTB, di NTB, di perairan barat Lampung, dan dari perairan Selatan Banten hingga Jawa Tengah.

Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang di Selat Karimata, di Kalimantan Barat bagian Selatan, di Kalimantan utara, di Kalimantan tengah bagian Selatan, dari Kalimantan Timur hingga Sulawesi Tenggara dan di Papua Barat.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas