Tribun

KPK Lacak Transaksi Perbankan Kasus TPPU Eks Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif

KPK melacak transaksi perbankan untuk mengusut kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latief.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
KPK Lacak Transaksi Perbankan Kasus TPPU Eks Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Eks Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melacak transaksi perbankan untuk mengusut kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latief (AL).

Pendalaman materi ini ditelusuri lewat pemeriksaan saksi Maulana Indra Jaya selaku Asisten Manager Bagian APU & PPT Bank Kalsel.

"Maulana Indra Jaya (Asisten Manager Bagian APU & PPT Bank Kalsel), yang bersangkutan hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan adanya transaksi perbankan oleh tersangka AL," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (2/12/2021).

Ali mengatakan, transaksi perbankan yang diselisik tersebut bersumber dari transfer para pihak penggarap proyek di HST.

"Yang memenangkan berbagai proyek di Kabupaten Hulu Sungai Tengah," katanya.

Dalam penyidikan kasus ini, KPK sebelumnya telah menyita 12 kendaraan dalam penyidikan TPPU tersebut.

Baca juga: KPK Periksa Pegawai Bank Kalsel Terkait Kasus TPPU Eks Bupati HST Abdul Latief

Adapun 12 kendaraan tersebut terdiri atas lima unit kendaraan roda empat yang diserahkan oleh sejumlah perwakilan ormas keagamaan di Hulu Sungai Tengah.

Selanjutnya, tujuh unit mobil truk molen juga disita KPK dari pihak PT Sugriwa Agung.

Untuk diketahui, Abdul Latief merupakan tersangka menerima gratifikasi dan TPPU.

Halaman
12
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas