Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perolehan Uang Tilang Elektronik Capai Rp 639 M, DPR: Penggunaan Teknologi Terbukti Lebih Efektif

Korlantas mengungkap perolehan uang denda tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) mencapai Rp 639 miliar. Apa kata DPR?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
zoom-in Perolehan Uang Tilang Elektronik Capai Rp 639 M, DPR: Penggunaan Teknologi Terbukti Lebih Efektif
WARTA KOTA/henry lopulalan
E-TILANG - CCTV dipasang untuk mengawasi langgaran perempatan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin(3/2/2020). Kamera CCTV yang berada disejumlah titik untuk pelaksaan E-Tilang. Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia atau Korlantas Polri mengungkap perolehan uang denda tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) mencapai Rp 639 miliar.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni menilai, keberhasilan polisi dalam mengumpulkan denda hingga 600 miliar lebih itu membuktikan polisi selalu memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin dalam upayanya menegakkan hukum.

"Penggunaan teknologi terbukti sangat efektif dalam penerapan hukum di jalanan. Ini menunjukkan bahwa institusi kepolisian selalu mengikuti perkembangan zaman dan teknologi," kata Sahroni kepada wartawan, Senin (20/6/2022).

Baca juga: Jumlah Denda Tilang ETLE Tembus Rp 639 Miliar

Ia juga mengapresiasi terkait ETLE yang juga bisa mengurangi praktik penyuapan di lapangan terhadap polisi.

Dia berkomitmen untuk terus mendukung penggunaan ETLE di berbagai Polda di Indonesia.

"Karenanya, kami di Komisi III berkomitmen untuk terus mendukung terobosan seperti ini agar diperluas ke berbagai polda di Indonesia," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, Korlantas Polri mencatat denda tilang yang terkumpul pasca-penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), mencapai Rp 639 miliar.

Jumlah tersebut jauh lebih besar dibanding tahun 2020, ketika skema ETLE belum diterapkan secara luas dengan jumlah tilang sebanyak 120.733 kasus dengan titipan denda Rp 53,67 miliar.

"Tilang ETLE sebanyak 1.771.242 kasus dengan menyumbangkan titipan denda tilang Rp 639 miliar," kata Kepala Sub Direktorat Standar Cegah dan Tindak Direktorat Keamanan dan Keselamatan Korps Lalu Lintas Polri, Kombes Pol Mohammad Tora dalam keterangannya, Sabtu (18/6/2022).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas