Istri Kadiv Propam Ferdy Sambo Ajukan Permohonan Perlindungan, LPSK Bakal Tindak Lanjuti
Wakil Ketua LPSK Susilaningtias akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait dengan pendampingan istri Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo
Penulis: Galuh Widya Wardani
Editor: Daryono
![Istri Kadiv Propam Ferdy Sambo Ajukan Permohonan Perlindungan, LPSK Bakal Tindak Lanjuti](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/wakil-ketua-lpsk-susilaningtias-soal-pendampingan-istri-kadiv-ferdy-sambo.jpg)
Pasalnya, pada saat peristiwa naas polisi tembak polisi itu, PC berada di lokasi kejadian.
Ia menyaksikan peristiwa tewasnya seorang polisi, Brigadir J.
Tak hanya itu, kabarnya PC juga mendapatkan pelecehan seksual dan penodongan dari Brigadir J.
Sehingga, kata Novita, PC mengalami beberapa hal, seperti gejala susah tidur dan susah makan.
Baca juga: CCTV di Sekitar Rumah Irjen Ferdy Sambo Diganti, Ini Alasan Polisi
"Keadaan Ibu saat ini secara fisik baik-baik saja, tapi secara psikologis kurang baik-baik saja."
"Karena semalam saat saya bertemu dengan beliau di kediaman pribadi ibu, keadaannya memang masih sangat tidak stabil, masih menangis, sedih, malu."
"Lalu ada catatan disini beliau takut, takut bertemu dengan orang, lalu gangguan tidur, gangguan makan, itu yang sedang terjadi saat ini dengan ibu," jelas Novita dikutip dari Kompas Tv, Kamis (14/7/2022).
Dengan melihat kondisi PC, kata Novita, kemungkinan pendampingan akan terus dilakukan hingga beberapa bulan ke depan.
"Memang kita belum menentukan terapi apa yang akan dilakukan."
"Tetapi sementara saat ini kami mendampingi dulu supaya bisa lebih tenang dan juga kita ada membantu ibu supaya bisa tidur, karena gangguan tidurnya sudah cukup parah."
"Mungkin bisa diperlukan waktu beberapa bulan kedepan untuk terus mendampingi," jelas Novita.
Baca juga: Pengakuan RT Kompleks Rumah Kadiv Ferdy Sambo: CCTV di Pos Diganti Orang Tak Dikenal, Sabtu Lalu
Pasalnya, tidak hanya PC, anak-anaknya juga masih membutuhkan pendampingan.
"Apalagi korban juga seorang ibu dari empat orang anak, yang paling kecil itu masih berusia 1,5 tahun, ada yang umur 15, 17 dan 21 tahun dan semuanya ini masih di dalam bangku sekolah."
"Semuanya tentu merasakan apa yang dirasakan oleh ibunya dan pendampingan kepada empat orang anaknya ini juga sangat diperlukan," jelas Novita.
Novita menjelaskan dirinya hanya mendampingi PC dan keluarga.
Terkait kasus tewasnya Brigadir J, Novita hanya mengabarkan bahwa PC sudah memberikan keterangan atau BAP di Polres Jakarta Selatan.
(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.