Tribun

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Soal Kerusuhan Arema vs Persebaya, PSSI: FIFA Sudah Minta Laporan

PSSI menyebut FIFA telah meminta laporan terkait kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. Selain itu kini PSSI juga tengah melakukan investigasi.

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Soal Kerusuhan Arema vs Persebaya, PSSI: FIFA Sudah Minta Laporan
tribunnews.com/alfarizyAF
Sekjen PSSI, Yunus Nusi. PSSI menyebut FIFA telah meminta laporan terkait kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. Selain itu kini PSSI juga tengah melakukan investigasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi mengungkapkan FIFA telah meminta laporan terkait kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan saat pertandingan Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022).

Namun terkait detil laporan yang dimaksud, Yunus tidak menjelaskan lebih lanjut.

Yunus mengatakan pihaknya juga telah berkomunikasi dengan intens dengan FIFA terkait kerusuhan ini.

“Tadi malam dan pagi, Wakil Sekretaris Jenderal telah komunikasi terus menerus dengan FIFA. Bahkan tadi pagi kita sudah menyampaikan laporannya karena ini memang kejadian yang luar biasa,” ujarnya dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube Kompas TV, Minggu (2/9/2022).

Lebih lanjut, Yunus meminta publik untuk menunggu terkait investigasi yang telah dilakukan PSSI dan kepolisian mulai hari ini.

Baca juga: Kerusuhan di Kanjuruhan, Valentino Jebreeet Harap Jangan Dulu Cari Kabing Hitam, Fokus ke Korban

Dirinya mengatakan investigasi terkait kerusuhan ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule.

“Kita tetap akan menunggu hasil investigasi dari PSSI termasuk juga dari pihak kepolisian, apapun hasilnya hari ini kita tidak mungkin menyampaikan secara singkat.”

“Mohon maaf kita akan menunggu sore atau malam ini hasil kunjungan Ketua Umum (PSSI) dan Komite Disiplin yang ada di Malang,” paparnya.

Jokowi memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 BRI buntut kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/9/2022).
Jokowi memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 BRI buntut kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/9/2022). (YouTube Sekretariat Presiden)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah meminta agar PSSI menghentikan sementara gelaran  Liga 1 BRI hingga evaluasi menyeluruh.

“Untuk itu saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan,” ujar Jokowi dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (2/10/2022).

Selain itu, Jokowi juga memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan investigasi terkait kerusuhan yang menewaskan 127 orang ini.

“Khusus kepada Kapolri, saya minta investigasi dan mengusut tuntas kasus ini,” tegasnya.

Baca juga: Surat Balasan LIB & Polres Malang Minta Jadwal Arema vs Persebaya Dimajukan Demi Keamanan

Jokowi juga meminta Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa untuk memantau terkait pelayanan terhadap korban luka akibat kerusuhan ini.

Jokowi berharap tragedi kerusuhan ini menjadi insiden terakhir dalam sepakbola Indonesia.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas