Tribun

Pemilu 2024

SMRC: Belum Terlihat Adanya Indikasi Partai NasDem Bakal Menguat pada Pemilu 2024

(SMRC) melihat tidak adanya perkembangan yang signifikan dari tingkat elektabilitas Partai NasDem belakangan ini.

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in SMRC: Belum Terlihat Adanya Indikasi Partai NasDem Bakal Menguat pada Pemilu 2024
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh memberikan sambutan saat pengumuman deklarasi Calon Presiden 2024 dari Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022). Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melihat tidak adanya perkembangan yang signifikan dari tingkat elektabilitas Partai NasDem belakangan ini.

Berdasarkan temuan yang dilakukan, angka elektabilitas NasDem terbaru belum menunjukkan banyak peningkatan perubahan jika dibandingkan dalam periode yang sama di masa Pemilu 2019.

Di mana, elektabilitas NasDem hingga Agustus 2022 masih berada di angka 3,5 persen.

Angka tersebut, dinyatakan Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani tidak banyak berubah dengan periode yang sama yakni pada September 2018 atau jelang Pemilu 2019 yang berada di angka 2,1 persen.

"Kalau kita bandingkan menjelang 2024 ini, disurvei terkahir Agustus yang 3,5 persen, dibandingkan waktu yang kurang lebih sama menjelang pemilu 2019 yaitu di survei September 2,1 persen, itu tidak terlalu ada banyak perubahan" kata Deni saat menyampaikan hasil temuannya secara daring, Kamis (6/10/2022).

Dengan begitu, kata Deni, indikasi Partai NasDem bakal menguat pada pemilu 2024 belum terlihat hingga saat ini.

Dirinya berkaca pada hasil survei Agustus kemarin dengan kondisi jelang Pemilu di 2019.

"Sehingga kita belum melihat indikasi NasDem akan lebih kuat lagi dibanding pemilu 2019 itu kira-kira dinamika suara atau kekuatan NasDem jelang 2024 ini," ucapnya.

Hanya saja, jumlah pemilih dari NasDem menurut dia masih fluktuatif, dalam artian lain angka elektabilitas NasDem masih bisa naik atau bahkan turun nantinya.

Terlebih pada dua masa pemilu sebelumnya yakni di 2014 dan 2019, tingkat keterpilihan NasDem kerap meninggi saat mendekati masa kampanye resmi hingga gelaran pemilu.

Sebelumnya, Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengeluarkan hasil temuannya terkait dengan tingkat elektabilitas Partai NasDem dalam beberapa waktu belakangan ini.

Baca juga: SMRC: Pemilih NasDem Tidak Stabil, Dukungannya Masih Berfluktuasi dari Waktu ke Waktu

Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani mengatakan, dalam hasil amatan yang dilakukan, jumlah suara untuk partai pimpinan Surya Paloh itu cenderung tidak stabil.

Hal itu tergambar kata dia dalam masa pemilu tahun 2014.

"Misalnya menjelang 2014 yang lalu, NasDem setelah didirikan pada 2011 perolehan suaranya baru 1,6 persen kemudian ada fluktuasi sehingga pada Pemilu 2014 mendapat 6,7 persen (suara, red)," kata Deni saat menyampaikan hasil temuannya, Kamis (6/10/2022).

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas