Tribun

Migrasi TV Digital

Komisi I DPR Minta Menkominfo Ikut Pantau Harga Set Top Box di Pasaran: Banyak Warga Ngeluh Mahal

anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi menyatakan, perlunya pengawasan dan pemantauan dari Kemenkominfo soal penjualan perangkat STB.

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Komisi I DPR Minta Menkominfo Ikut Pantau Harga Set Top Box di Pasaran: Banyak Warga Ngeluh Mahal
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi saat rapat kerja bersama Kemenkominfo di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2022). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) telah menerapkan kebijakan analog switch off (ASO) atau peralihan TV analog ke digital sejak 2 November 2022.

Menyikapi hal itu, anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi menyatakan, perlunya pengawasan dan pemantauan dari Kemenkominfo soal penjualan perangkat pendukung set top box (STB).

Sebab anggota Fraksi Golkar itu mengaku, menerima keluhan dari masyarakat terutama di daerah pemilihannya (dapil) yakni di Sumatera Selatan soal harga STB yang mahal di pasaran.

"Bagaimana ketersediaan STB ini yaitu set top box seperti yang waktu itu disampaikan dalam rapat bahwa harganya sekitar 150 ribu dan 200 ribu tapi sekarang di pasaran sudah sampai 400-500 ribu," kata Bobby saat rapat kerja bersama Menteri Komunikasi dan Informatika RI (Menkominfo) di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2022).

Kepada Menkominfo Johnny G Plate, Bobby menanyakan soal ada atau tidaknya mekanisme harga penjualan STB tersebut.

Sebab, jika tidak maka akan terjadi peningkatan harga sesuai dengan kemauan pasar yang digadang dapat membebani masyarakat.

"Apakah ada pengawasan terhadap harga atau kah ini benar-benar diserahkan kepada mekanisme pasar berdasarkan suplai dan demain," kata dia.

"Nah ini yang ingin kami pastikan sehingga masyarakat itu tidak terbebani, mungkin mereka kalo harganya tetap 150 ribu tidak akan ada pertanyaan-pertanyaan," sambung Bobby.

Atas hal itu, Bobby meminta adanya pengaturan atau regulasi yang jelas soal penerapan harga jual perangkat STB di pasaran.

Itu dinilai penting agar kepentingan masyarakat dalam mendapatkan tayangan TV digital dapat terpenuhi dan tak terbebani.

"Ini yang kami ingin pastikan bahwa adakah regulasi terhadap pengaturan harga akses STB, karena STB ini kan bukan barang mewah pak," tukas dia.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika RI (Menkominfo) Johnny G Plate menyatakan, hingga kini masih ada 284 kabupaten kota di Indonesia yang belum melaksanakan analog switch off (ASO) atau peralihan ke tv digital.

Johnny berharap, nantinya seluruh wilayah layanan siaran tersebut turut menerapkan ASO namun secara bergilir sebagaimana kesiapan dari wilayah masing-masing.

Baca juga: Cara Memasang STB ke TV Tabung, Agar Mendapat Siaran TV Digital

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas