Tribun

Puan Maharani: DPR Akan Dorong Pencapaian MEF TNI Semaksimal Mungkin

DPR akan mendorong pencapaian Renstra Tahap III Minimum Essential Force (MEF) TNI semaksimal mungkin.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Puan Maharani: DPR Akan Dorong Pencapaian MEF TNI Semaksimal Mungkin
Tribunnews.com/Gita Irawan
Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono di Dermaga 100 Tanjung Priok Jakarta Utara pada Senin (28/11/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan DPR akan mendorong pencapaian Renstra Tahap III Minimum Essential Force (MEF) TNI semaksimal mungkin.

Puan Maharani mengatakan kalaupun kemudian MEF tidak bisa tercapai di tahun 2024, DPR akan tetap mendorong agar hal-hal yang harus segera diselesaikan bisa rampung sebelum 2024. 

"Tentu saja DPR akan mendukung bagaimana kemudian MEF itu sampai tahun 2024 itu mencapai semaksimal mungkin," kata Puan Maharani di Dermaga 100 Tanjung Priok Jakarta Utara pada Senin (28/11/2022).

Diberitakan Kompas.com sebelumnya Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan pemenuhan program minimum essential force (MEF) tahap III periode 2019-2024 ditargetkan mencapai 70 persen pada akhir 2024.

Ia mengatakan bahwa pemenuhan MEF tahap III bergantung pada kondisi keuangan negara.

MEF merupakan kekuatan pokok minimum dalam upaya memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI.

“Jadi kita yang penting berusaha, tercapai atau tidak ya berusaha yang terbaik,” kata Andika usai rapat bersama Komisi I di DPR RI, Jakarta, Senin (6/6/2022).

Andika menjelaskan, pemenuhan MEF tahap III berangkat dari pencapaian MEF tahap II periode 2014-2019 yang mencapai sekitar 62 persen.

Ia pun berharap periode akhir MEF bisa memenuhi target pencapaian.

“Kita berharap sudah melebihi dari kondisi awal 62 persenan menuju ke 70 persen,” terang dia.

Andika Perkasa
Andika Perkasa (Dok. pribadi)

Di samping itu, Andika menjelaskan bahwa pemenuhan MEF sendiri bergantung dari kondisi keuangan negara.

Akan tetapi, Andika menyadari betul bahwa situasi saat ini dalam kondisi semakin berat.

Situasi tersebut memunculkan beberapa variabel, baik di eksternal maupun internal yang secara langsung memengaruhi kondisi keuangan negara.

“Sehingga, mau enggak mau kan kondisi keuangan negara juga pasti berpengaruh,” imbuh dia.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas