Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Prabowo Dinilai Perlu Evaluasi 7 Menteri Plus Kepala BGN, Voxpol: Masih Ada yang Jadi Beban

Menurut Pangi setidaknya ada delapan kementerian/lembaga yang perlu dievaluasi pada momen setahun Prabowo memimpin, termasuk BGN.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Prabowo Dinilai Perlu Evaluasi 7 Menteri Plus Kepala BGN, Voxpol: Masih Ada yang Jadi Beban
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
KABINET PRABOWO-GIBRAN - Para Menteri Kabinet Merah Putih berbincang sebelum berfoto bersama usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10/2024). Voxpol Center Research and Consulting menilai ada tujuh kementerian dan Badan Gizi Nasional (BGN) yang perlu dievaluasi Presiden Prabowo. 

Pangi juga mengatakan reshuffle juga harus dilakukan secara objektif, bukan karena kedekatan atau power sharing maupun like or dislike.

"Satu tahun sudah cukup kesempatan yang diberikan untuk menilai siapa yang bekerja, siapa yang sekadar numpang jabatan. Jika reshuffle dilakukan dengan tepat, Presiden Prabowo akan memiliki tim yang solid untuk menuntaskan janji-janji besarnya kepada rakyat," ungkapnya.

10 Kementerian Terburuk dalam 1 Tahun

Sementara itu lembaga riset bidang ekonomi dan kebijakan publik, Center of Economic and Law Studies atau Celios, merilis daftar 10 menteri dan kepala badan dengan kinerja terburuk dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Celios melakukan survei kinerja para menteri serta kepala badan selama satu tahun pemerintahan Prabow-Gibran berjalan.

Survei tersebut melibatkan sejumlah pakar dan ahli kebijakan publik.

Dalam rapor Celios, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mendapat nilai paling rendah, yakni minus 151 poin.

Bahlil menempati posisi pertama dalam daftar menteri dengan kinerja terburuk versi survei Celios.

Rekomendasi Untuk Anda

Di urutan kedua ada Kepala BGN Dadan Hindayana. Ia mendapat nilai minus 81 poin.

Berikut daftar 10 menteri serta kepala badan berkinerja terburuk dan harus di-reshuffle menurut survei yang dilakukan Celios:

1. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia (-151 poin)

2. Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana (-81 poin)

3. Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai (-79 poin)

4. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni (-56 poin)

5. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon (-36 poin)

6. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana (-34 poin)

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas