Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
Live
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Deforestasi Diduga Perparah Banjir Bandang di Sumatra, Komisi IV DPR Panggil Menteri Kehutanan

Deforestasi diduga perparah banjir bandang Sumatra, DPR panggil Menteri Kehutanan bahas krisis hutan.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Deforestasi Diduga Perparah Banjir Bandang di Sumatra, Komisi IV DPR Panggil Menteri Kehutanan
BNPB/
BENCANA SUMBAR - Akses jalan terputus di jalan Sicincin-Malalak-Balingka akibat terjangan banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). Gelondongan kayu terbawa banjir bandang di Sumatra, bukti nyata deforestasi memperparah bencana TRIBUNNEWS/HO/BNPB 
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Foto kayu terbawa banjir jadi bukti dugaan deforestasi di hulu sungai.
  • Komisi IV panggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk klarifikasi.
  • Fenomena cuaca ekstrem belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia.
  • Hilangnya hutan memperparah banjir bandang dan longsor di Sumatra.
  • DPR dorong evaluasi dan pembaruan kebijakan kehutanan agar relevan dengan iklim saat ini.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deforestasi diduga memperparah banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.  

Gelondongan kayu yang terbawa arus memperkuat indikasi kerusakan hutan di kawasan hulu.  

Menyikapi hal ini, pihak Komisi IV DPR RI memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk memberikan penjelasan terkait kondisi hutan dan langkah antisipasi bencana dalam rapat yang dijadwalkan Kamis, 4 Desember 2025 

Deforestasi merupakan kondisi ketika luas hutan berkurang karena konversi lahan menjadi non-hutan, misalnya untuk pertanian, perkebunan, permukiman, atau infrastruktur.  

Penyebab utama deforestasi berupa alih fungsi lahan, pembalakan liar, pembakaran hutan, dan pembangunan infrastruktur:  

Deforestasi diduga memperparah banjir bandang di Sumatera karena hilangnya fungsi hutan sebagai penyangga air dan pelindung tanah.  

Rekomendasi Untuk Anda

Tanpa tutupan hutan, curah hujan ekstrem lebih mudah memicu longsor dan aliran air deras yang berujung banjir bandang. 

Ini menjadi alasan Komisi IV DPR memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, untuk membahas dugaan adanya deforestasi tersebut. 

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Fraksi PDIP Alex Indra Lukman, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2025). 

Awalnya, Alex menyoroti fenomena siklon yang memicu curah hujan ekstrem dan banjir bandang di sejumlah wilayah di Sumatera.  

Menurutnya kondisi ini merupakan kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah tropis Indonesia. 

“Ya kita melihat ini kan baru pertama kali siklon yang seperti ini terjadi di wilayah tropis di Indonesia. Tentu curah hujannya sangat ekstrem sekali,” jata Alex. 

Alex menjelaskan bahwa material kayu yang terbawa arus banjir menunjukkan indikasi adanya persoalan pada kawasan hulu, khususnya di lereng perbukitan. 

Hal ini, menurutnya, memperkuat dugaan adanya deforestasi atau kerusakan kawasan hutan yang memperparah dampak bencana. 

“Dari material yang terbawa, logika kita juga mengatakan ini bukan hanya kemudian air yang melimpah, tetapi ada sesuatu di hulu, di lereng bukit yang terjadi,” ucapnya. 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas