Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Muhammad MTA, Jubir Pemerintah Aceh Disorot Buntut Polemik Aceh Kirim Surat Bantuan ke PBB

Berikut profil Muhammad MTA, Jubir Pemerintah Aceh. Disorot karena soal Pemerintah Aceh kirim surat PBB untuk minta bantuan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Profil Muhammad MTA, Jubir Pemerintah Aceh Disorot Buntut Polemik Aceh Kirim Surat Bantuan ke PBB
Kolase: acehprov.go.id dan Serambinews.com/Istimewa
KIRIM SURAT KE PBB - (Kiri) Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) menyerahkan SK kepada Muhammad MTA sebagai Juru Bicara Pemerintah Aceh di ruang Ketua DPRA, Jumat (14/11/2025) dan (Kanan) Foto Muhammad MTA. 

Muhammad MTA menghabiskan masa kecil di tanah kelahirannya.

Ia bersekolah dari SD hingga SMA di Pidie.

Muhammad MTA melanjutkan pendidikannya di di IAIN Ar-Raniry (sekarang UIN Banda Aceh) mulai tahun 2000.

Sejak kuliah, dirinya dikenal sebagai aktivis.

Dirinya ikut menyuarakan isu referendum Aceh saat era reformasi.

Muhammad MTA sendiri tergabung dalam gerakan perjuangan Sentral Informasi Referendum Aceh (SIRA).

Lambat laun, ia dikenal sebagai tokoh politik yang dekat dengan masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

Di sisi lain, Muhammad MTA juga dipercaya mendampingi pemerintahan daerah.

Berikut selengkapnya perjalanan kariernya:

  • 2017: Diangkat sebagai Penasehat Khusus Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf Bidang Politik dan Keamanan
  • 2022–2024: Menjadi Juru Bicara Pemerintah Aceh di era Gubernur Achmad Marzuki
  • Maret 2024: Mengundurkan diri dari jabatan jubir setelah pergantian Penjabat Gubernur Aceh
  • 14 November 2025: Ditunjuk kembali sebagai Juru Bicara Pemerintah Aceh era Muzakir Manaf alias Mualem.

Soal Polemik Surat PBB

Langkah Pemerintah Provinsi Aceh mengirim surat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuai polemik.

Surat tersebut ditujukan untuk meminta bantuan agar ikut turun tangan menangani bencana banjir dan tanah longsor di Aceh.

Informasi terkait Pemerintah Aceh kirim surat ke PBB pertama kali disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, pada Minggu (14/12/2025).

Muhammad MTA awalnya menyebut, skala dampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, sudah masuk dalam kategori nasional.

Sehingga sudah selayaknya Pemerintah Pusat menetapkan statu Bencana Nasional.

“Skalanya (bencana) ini memang nasional,” katanya, dikutip dari Kompas.com.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas