Harta Kekayaan 5 Kepala Daerah yang Ditangkap KPK Sepanjang 2025
KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah, terkini ada nama Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Sri Juliati
Ringkasan Berita:
- KPK kembali melakukan OTT terhadap kepala daerah.
- Sepanjang tahun 2025, sebanyak lima kepala daerah yang terjerat operasi senyap lembaga antirasuah.
- Terkini, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ditangkap dalam serangkaian OTT KPK pada Kamis (18/12/2025).
TRIBUNNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah.
Sepanjang tahun 2025, sebanyak lima kepala daerah yang ditangkap lembaga antirasuah.
Terkini, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ditangkap dalam serangkaian OTT KPK pada Kamis (18/12/2025).
Selain Bupati Bekasi, siapa saja kepala daerah yang ditangkap KPK dan berapa kekayaan mereka? Berikut informasinya.
1. Bupati Bekasi
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan ada 10 orang yang ditangkap. Mereka sudah dibawa ke Gedung KPK Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Di antara sepuluh orang tersebut ada nama Bupati Bekasi Ade Kuswara dan sang ayah, HM Kunang alias Abah Kunang.
"Sampai dengan saat ini, tim sudah mengamankan sekitar sepuluh orang," kata Budi kepada Tribunnews.com.
KPK belum secara resmi mengungkap kasus apa yang menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara dkk.
Lembaga anti rasuah itu memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menetapkan status tersangka. Dugaan sementara, kasus terkait suap hingga pemerasan.
"Ada dugaan pemerasan, ada dugaan proyek juga. Dugaan pemerasan yang dilakukan Kejaksaan lewat bapaknya, bapaknya diperas, bupatinya juga," jelas sumber Tribunnews.com.
"Tapi, di sisi lain ada juga suap proyek. Jadi Bupati itu bisa sebagai pemberi, bisa juga sebagai penerima," imbuhnya.
Baca juga: Bupati Bekasi Ade Kuswara Ditangkap KPK, PDIP Sebut Tak Pernah Ajarkan Kader untuk Korupsi
Kekayaan Ade Kuswara
Ade Kuswara Kunang tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp79.168.051.653 atau Rp79,1 miliar.
Hal itu berdasarkan data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diterbitkan oleh KPK. Rinciannya:
- Tanah dan bangunan: Rp76.527.000.000
- Alat transportasi dan mesin: Rp2.450.000.000
- Harta bergerak lainnya: Rp43.092.000
- Kas dan setara kas: Rp147.959.653
- Utang: -
- Total harta kekayaan: Rp79.168.051.653