Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Diduga Dapat Gratifikasi Jet Pribadi, ICW: Seharusnya Menolak

ICW mengungkap bahwa penerimaan fasilitas jet pribadi oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar berpotensi memenuhi unsur tindak pidana korupsi.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Indonesia Corruption Watch (ICW) menanggapi dugaan gratifikasi jet pribadi (private jet) yang dipakai Menteri Agama RI (Menag) Nasaruddin Umar saat terbang ke Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan untuk menghadiri peresmian Balai Sarkiah pada Minggu (15/2/2026) lalu.

Adapun informasi pesawat yang dipakai Nasaruddin adalah jet pribadi sudah terkonfirmasi oleh Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar.

Dikutip dari laman kemenag.go.id, Nasaruddin menghadiri peresmian Balai Sarkiah atas undangan dari tokoh nasional sekaligus Ketua Umum Partai Hanura 2024-2029, Oesman Sapta Odang (OSO).

OSO sendiri memfasilitasi Nasarudin dengan jet pribadinya demi efisiensi waktu. 

"Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag. Pak OSO yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat," ungkap Thobib Al Asyhar, di Jakarta, Senin (16/2/2026).

"Seluruh moda transportasi perjalanan disiapkan oleh penyelenggara."

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara, Balai Sarkiah yang diresmikan Nasaruddin Umar itu merupakan fasilitas keagamaan dan pendidikan yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan OSO.

ICW sendiri telah melakukan penelusuran mengenai identitas kepemilikan jet pribadi yang dipakai Nasaruddin Umar.

Dalam unggahan di media sosial yang menunjukkan kedatangan Nasarudin Umar bersama rombongan di Kabupaten Takalar, terungkap nomor registrasi pesawat tersebut adalah PK-RSS.

Menurut data Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub), PK-RSS dimiliki oleh Natural Synergy Corporation, sebuah entitas perusahaan di British Virgin Islands, Wilayah Seberang Laut Britania Raya/Inggris (British Overseas Territory), yang juga dikenal sebagai negara suaka pajak.

Diketahui, OSO menjadi pemegang saham perusahaan tersebut sejak 2008. 

Baca juga: Ketua KPK Angkat Bicara Soal Polemik Jet Pribadi OSO Untuk Menag: Kami Tunggu Inisiatif Lapor

Menurut basis data The International Consortium of Investigative Journalists, Natural Synergy Corporation masih aktif hingga sekarang, yang artinya kepemilikan pesawat pribadi itu adalah OSO. 

ICW juga menghitung nilai penerbangan jet pribadi yang mengangkut Nasaruddin Umar pada 14-15 Februari 2026 lalu setidaknya mencapai Rp566 juta, berdasarkan perjalanan pulang-pergi selama total sekitar 5 jam, dengan rute Jakarta-Makassar-Bone-Makassar-Jakarta.

Berpotensi Penuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi

Melalui keterangan pers pada Kamis (19/2/2026), ICW mengungkap penerimaan fasilitas jet pribadi oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar berpotensi memenuhi unsur tindak pidana korupsi.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas