Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

David Pajung: Ajakan Saiful Mujani Menjatuhkan Prabowo Adalah Opini Jalanan, Bukan Gagasan Akademis

David Pajung mengkritik keras ajakan Saiful Mujani itu dan menganggapnya cenderung provokatif jauh dari kesan akademis.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in David Pajung: Ajakan Saiful Mujani Menjatuhkan Prabowo Adalah Opini Jalanan, Bukan Gagasan Akademis
HO/IST
Ketua Umum Relawan All Cipayung Prabowo-Gibran, David Pajung, mengkritik keras ajakan Saiful Mujani untuk menjatuhkan Prabowo dari kursi Presiden RI. 

Ringkasan Berita:
  • Muncul narasi video di media sosial pendiri lembaga survei SMRC, Saiful Mujani, melontarkan seruan menjatuhkan Presiden Prabowo.
  • David Pajung mengkritik keras ajakan Saiful Mujani itu dan menganggapnya cenderung provokatif jauh dari kesan akademis.
  • Semua anak-anak bangsa harusnya kompak memberi support  pemerintah menangani berbagai hal yang juga dihadapi oleh banyak negara di dunia saat ini.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Relawan All Cipayung Prabowo-Gibran, David Pajung, mengkritik keras ajakan Saiful Mujani untuk menjatuhkan Prabowo dari kursi Presiden RI.

Menurut dia ajakan itu cenderung provokasi dan opini jalanan yang jauh dari paradigma akademis.

Baca juga: Soal Pernyataan Saiful Mujani, Relawan Nilai Demokrasi Sebaiknya Tak Diisi Spekulasi Provokatif

David yang juga Aktivis 98 dan Alumni Lemhannas RI ini mengatakan tak ada sama sekali parameter dan pelanggaran konstitusi yang dilakukan Presiden Prabowo sebagai dasar untuk melengserkannya.

"Ini menggambarkan ketidakpahamannya soal konstitusi dan tidak memberi pendidikan politik yang benar sebagai akademisi," ujar David dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Baca juga: Pernyataan Saiful Mujani soal Jatuhkan Prabowo Dinilai Tak Masuk Ranah Kritik

Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh beredarnya video ceramah Saiful Mujani yang diunggah oleh akun Instagram @leveenia.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam video tersebut, muncul narasi yang dinilai sebagai ajakan untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto sebelum masa jabatannya berakhir pada 2029.

Anak bangsa kompak

Dalam situasi bangsa dan negara yang banyak menghadapi tantangan kekinian sebagai imbas konflik Timur Tengah dan dinamika ekonomi global, David mengatakan harusnya semua anak-anak bangsa kompak memberi support dan masukan yang konstruktif bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran agar dapat menangani berbagai hal yang juga dihadapi oleh banyak negara di dunia.

"Justru kita harus memberi apresiasi kepada kebijakan Pemerintah yang saat ini tidak menaikkan harga BBM subsidi disaat negara lain sudah menaikkan harga BBM dalam negeri mereka," ujar David.

Menurut dia itu tanda bahwa ketahanan energi Indonesia sudah terbukti mampu menahan gejolak dan dampak negatif dari dinamika dan krisis energi dunia akibat konflik Timur Tengah.

David juga kembali menegaskan statement Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco yang menghimbu kekompakan dan persatuan bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan kebangsaan yang kita hadapi saat ini.

"Statemen Pak Dasco sangat kontekstual dalam situasi saat ini," ujarnya.

David mengatakan sebagai akademisi dan penggiat demokrasi seharusnya Saiful Mujani bijak dalam berstatemen sehingga tidak menciptakan polemik baru  dan tidak menimbulkan disharmoni sosial dan politik di tengah masyarakat.

"Apalagi pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah acara silaturahmi dan halal bihalal yang harusnya penuh nuansa guyub dan opini yang membawa kesejukan, kedamaian dan optimisme kebangsaan." tutup David.

Baca juga: Rakyat Tolak Pilkada DPRD, Saiful Mujani Singgung Politik Uang Berasal dari Politisi

Video Saiful Mujani

Tribunnews.com telah mengkonfirmasi soal pernyataan itu kepada Saiful Mujani namun hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban dari yang bersangkutan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas