Noel Ebenezer Tuding KPK Menjadi Alat Pengusaha untuk Menghabisinya
Immanuel Ebenezer tuding KPK jadi alat pengusaha, klaim dirinya diserang karena bongkar praktik lama di sektor ketenagakerjaan
Penulis:
Rahmat Fajar Nugraha
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Immanuel Ebenezer alias Noel, terdakwa kasus gratifikasi dan pemerasan sertifikasi K3, menuding KPK digunakan sebagai alat pengusaha untuk menjatuhkannya
- Ia mengklaim kebijakannya saat menjabat Wamenaker yang melarang penahanan ijazah, praktik outsourcing, dan pemagangan berlebihan membuat dirinya dibenci pengusaha
- Noel menyebut dirinya “dihabisi” karena dianggap mengganggu kepentingan bisnis
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi K3, Immanuel Ebenezer alias Noel mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi alat pengusaha untuk menghabisinya.
Mulanya mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan tersebut mengungkapkan permasalahan di Kemnaker banyak, bahkan hampir di semua kementerian.
Lalu ia menyinggung soal korupsi-korupsi sebagai budaya lama yang dilakukan oleh kementerian.
"Bayangkan, soal praktik penahanan ijazah itu sudah puluhan tahun dibiarkan, nggak ada bahkan surat peraturan terkait itu," kata Noel kepada awak media di PN Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).
Lanjutnya, adanya praktik outsourcing di Kemnaker. Kementerian Tenaga Kerja malah menjadi alat negara mempraktikkan hal tersebut.
"Juga soal pemagangan. Pemagangan itu tidak dikontrol sampai akhirnya banyak buruh magang itu dari 1 tahun sampai 9 tahun. Sedangkan yang namanya praktik pemagangan itu hanya boleh 1 tahun, nggak boleh lebih. Tapi sama Kemnaker ya nggak ada (kontrol)," ucap Noel.
Baca juga: Sidang Lanjutan Kasus Pemerasan K3, Terdakwa Noel Ebenezer Berharap Ada Kejutan Baru
Dia mengatakan, saat dirinya menjadi Wamen Ketenagakerjaan banyak dibenci oleh pengusaha.
Hal itu dikarenakan, dirinya mau tahu permasalahan perburuhan itu seperti apa.
Lanjut Noel, pihaknya mengeluarkan surat edaran jangan ada lagi penahan ijazah dan syarat pencari kerja dibatasi oleh umur.
"Ketiga saya mau bubarkan namanya outsourcing. Keempat melarang yang namanya praktik-praktik pemagangan yang tanpa batas," ucapnya.
Atas hal itu, Noel mengatakan dirinya dihabisi oleh pengusaha.
"Habis saya dihabisi oleh ya kita lihatlah pengusaha-pengusaha langsung resisten terhadap saya. Nah KPK menjadi alat pengusaha untuk menghabisi saya," tandasnya.
Baca tanpa iklan