Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR, Hidayat Nur Wahid: Sound System Akan Dievaluasi

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengatakan sound system dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI akan dievaluasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR, Hidayat Nur Wahid: Sound System Akan Dievaluasi
Tangkapan Layar
LOMBA CERDAS CERMAT - Video Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi sorotan publik setelah beredar di media sosial. Perhatian warganet tertuju pada keputusan dewan juri yang memberikan nilai berbeda terhadap dua jawaban yang dinilai serupa dari peserta lomba. 

Selain itu, Muzani menyebut ada kemungkinan kedua juri tersebut bakal mendapat sanksi administratif. Namun, Muzani belum membeberkan secara rinci sanksi tersebut.

Diungkapkan Muzani, pihaknya masih mendalami dugaan pelanggaran yang dilakukan kedua juri tersebut.

"Ya, nanti itu ada (sanksi administratif). Ada proses yang saya harus pelajari," kata Muzani.

Dia mengatakan MPR memutuskan mengulang babak final LCC di Kalimantan Barat. Kata dia, pihaknya masih mendiskusikan jadwal tanding ulang.

"Lomba Cerdas Cermat tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang dalam waktu yang segera akan diputuskan," kata Muzani.

Muzani juga mengumumkan juri sebelumnya tidak akan dilibatkan kembali. Dia menyebut juri yang akan melakukan penilaian akan berasal dari pihak independen alih-alih dari pihak MPR.

Dia turut menegaskan pimpinan MPR akan mengawasi langsung jalannya kompetisi LCC Empat Pilar Provinsi Kalbar.

Baca juga: Kontroversi Penilaian LCC MPR Kalbar, Pimpinan MPR Tegur dan Siapkan Sanksi untuk Juri

Rekomendasi Untuk Anda

"Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat akan mengawasi jalannya pertandingan tersebut dari awal sampai akhir," tuturnya.

Lebih lanjut, Muzani berterima kasih kepada peserta dari SMAN 1 Pontianak yang telah menggunakan haknya untuk mengajukan protes ketika ada keputusan juri yang dianggap merugikan. Hal itu menjadi contoh penerapan demokrasi yang baik.

"Kami akan terus melakukan evaluasi yang diadakan oleh MPR yang hari ini terus kami terima pandangan dari masyarakat.

Alhasil, dengan keputusan ini, SMAN 1 Sambas otomatis batal menjadi juara LCC Empat Pilar Provinsi Kalbar.

Adapun dalam babak final tersebut, ada tiga sekolah yang bersaing yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

(Tribunnews/Febri/Yohanes)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas